Satu Indonesia, Balikpapan – Program mudik gratis yang diselenggarakan PT PLN (Persero) di Balikpapan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sebanyak 550 kursi kapal laut untuk rute Balikpapan–Surabaya habis terdaftar dalam waktu kurang dari satu hari sejak pendaftaran dibuka.
Program tersebut merupakan bagian dari Mudik Gratis BUMN yang dikoordinasikan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara untuk membantu masyarakat pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri tanpa harus menanggung biaya transportasi yang tinggi.
Proses daftar ulang peserta digelar di Aula PLN HUB Balikpapan, Jalan MT Haryono, pada Selasa (10/3/2026). Ratusan calon pemudik datang untuk memastikan keberangkatan mereka melalui program tersebut.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra), Mochamad Meiryandi, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan besarnya kebutuhan terhadap fasilitas mudik yang aman dan terjangkau.
“Untuk wilayah Kaltimra kami membuka kuota 550 orang dan Alhamdulillah antusiasme masyarakat Balikpapan dan sekitarnya sangat tinggi,” ujar Meiryandi.
Ia menjelaskan pendaftaran program mudik gratis tersebut telah dibuka sejak 24 Februari 2026 dan langsung dipenuhi pendaftar dalam waktu singkat.
Seluruh peserta dijadwalkan berangkat pada 14 Maret 2026 pukul 08.00 Wita melalui Pelabuhan Semayang Balikpapan dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Perak.
Meiryandi menjelaskan seluruh peserta mudik tahun ini akan diberangkatkan menggunakan transportasi laut. Pemilihan moda tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi cuaca dan kesiapan armada.
“Tujuan mudik yang kami fasilitasi tahun ini ke Surabaya dan seluruh peserta berangkat menggunakan kapal laut,” kata dia.
Para peserta akan menempati kelas ekonomi sebagaimana pada program mudik gratis tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, panitia menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan untuk menjaga kenyamanan penumpang selama perjalanan.
Beberapa fasilitas yang disediakan antara lain selimut serta kebutuhan dasar penumpang selama berada di kapal.
PLN juga memberikan perhatian khusus kepada peserta yang memiliki kondisi tertentu, seperti ibu hamil dan keluarga yang membawa balita. Panitia berupaya mengatur prioritas tempat duduk agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
“Untuk ibu hamil dan balita akan ada prioritas tertentu di kapal. Kami juga sedang mengusulkan agar bayi di bawah dua tahun bisa mendapatkan tempat khusus,” ujar Meiryandi.
Ia menambahkan rombongan mudik gratis PLN akan berangkat bersamaan dengan penumpang umum serta peserta mudik dari sejumlah BUMN lain yang mengikuti program serupa.
Peserta Mengaku Terbantu
Salah satu peserta mudik, Arum, warga Balikpapan, mengaku terbantu dengan program tersebut. Ia berencana pulang kampung bersama suami dan anaknya.
“Dapat informasinya dari Instagram. Alhamdulillah dapat tiga tiket untuk saya, suami, dan anak,” kata Arum.
Menurut Arum, proses pendaftaran hingga daftar ulang tahun ini juga lebih mudah dibandingkan sebelumnya.
“Lebih mudah sih, karena sekarang daftar ulangnya di gedung. Tahun lalu setahu saya di tempat yang berbeda,” ujarnya.
Setelah tiba di Surabaya, Arum berencana melanjutkan perjalanan menuju kampung halamannya di Lamongan. Ia menilai program mudik gratis seperti ini sangat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung menjelang Lebaran.

