Jumat, Mei 1, 2026
No menu items!

Polri Gelar Tanam Jagung Serentak Kuartal I 2026, Polda Kaltim Targetkan 1.600 Hektare

Satu Indonesia, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar kegiatan tanam jagung serentak kuartal pertama tahun 2026 sebagai bagian dari program nasional yang dilaksanakan di seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.
Untuk wilayah Kalimantan Timur, kegiatan dipusatkan di Balikpapan Timur dengan total luasan tanam pada tahap awal mencapai 44,7 hektare yang tersebar di Polda serta seluruh polres di wilayah Kaltim.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro menyampaikan, program ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan berbagai jenis lahan.

“Kegiatan ini merupakan tanam serentak kuartal pertama tahun 2026 yang dilaksanakan di seluruh jajaran kepolisian di Indonesia. Untuk wilayah Kalimantan Timur kita pusatkan di Balikpapan Timur dengan luas tanam awal 44,7 hektare yang tersebar di Polda dan seluruh polres,” ujar Kapolda Kaltim ditemui usai kegiatan penanaman jagung di lahan Polsek Balikpapan Timur.

Ia merinci, dari total 44,7 hektare tersebut terdiri dari lahan milik Polri seluas 2,3 hektare, lahan kelompok tani binaan Polri 14 hektare, lahan masyarakat swasta 8 hektare, sistem tumpang sari 15 hektare, serta lahan bekas tambang atau mitra seluas 5,4 hektare.

Kapolda juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, program penanaman jagung yang dilakukan jajaran Polda Kaltim telah mencapai luas 2.785,3 hektare.

“Selama tahun 2025, luasan lahan yang sudah ditanam mencapai 2.785,3 hektare. Peningkatan hasil panen dibandingkan tahun sebelumnya juga sangat signifikan,” katanya.

Selain itu, penyerapan hasil panen oleh Perum Bulog juga menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025 tercatat penyerapan mencapai 221 ton, sementara hingga Maret 2026 sudah mencapai 39 ton.

Untuk meningkatkan produktivitas, Polda Kaltim juga menggandeng sejumlah perusahaan pertambangan guna memanfaatkan lahan bekas tambang untuk pertanian jagung.

“Kami melakukan kerja sama dengan perusahaan pertambangan untuk memanfaatkan lahan eks tambang. Saat ini luas lahan yang akan digunakan sekitar 255,2 hektare,” ujar Kapolda.

Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan gabungan pengusaha kelapa sawit di Kalimantan Timur. Dari kolaborasi tersebut, perusahaan sawit telah menyiapkan dan menanam jagung di lahan seluas 534,4 hektare.

Dalam pengembangan pertanian, Polda Kaltim juga menerapkan inovasi model sinergi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan media dengan pendekatan zero waste system.

“Sistem pertanian ini mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, hingga pengolahan kompos sehingga lebih efisien dan menghasilkan nilai ekonomi yang lebih baik tanpa memerlukan lahan yang terlalu luas,” jelasnya.

Sebagai bagian dari pengembangan industrial farming, Polda Kaltim juga telah menyiapkan sejumlah lokasi proyek percontohan dengan total luas sekitar 275 hektare di beberapa kabupaten dan kota.

Rinciannya antara lain di Penajam Paser Utara 25 hektare, Kutai Barat 50 hektare, Kutai Timur 45 hektare, Berau 30 hektare, Kutai Kartanegara 20 hektare, Paser 20 hektare, Bontang 20 hektare, Samarinda 5 hektare, serta proyek yang dikelola Polda Kaltim seluas 60 hektare di wilayah Kutai Kartanegara.

Kapolda berharap konsep industrial farming tersebut dapat menjadi pemicu bagi pemerintah daerah, masyarakat, maupun dunia usaha untuk mengembangkan pola pertanian yang lebih modern dan produktif.

“Industrial farming yang kita inisiasi ini diharapkan bisa menjadi trigger bagi pemerintah daerah, masyarakat, maupun dunia usaha untuk mengembangkan konsep yang sama di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Untuk tahun 2026, Polda Kaltim menargetkan perluasan lahan tanam jagung hingga 1.600 hektare.

“Target luasan tanam tahun ini sekitar 1.600 hektare. Saat ini baru 44 hektare di tahap awal. Harapannya dengan kondisi tanam yang semakin baik dan struktur tanah yang semakin optimal, hasil panen ke depan juga akan meningkat,” kata Kapolda.

Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di Kalimantan Timur.

TERPOPULER

TERKINI

Mahasiswa STT Migas Balikpapan Kunjungi Pertamina EP Sangasanga, Belajar Langsung Operasi Hulu Migas

Sangasanga, Satu Indonesia — PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field memfasilitasi kunjungan edukatif Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Migas Balikpapan di Wisma Ria, Sangasanga, Kalimantan...