Jumat, Mei 1, 2026
No menu items!

Bubur Nusantara Ramaikan Ramadan di Masjid Negara IKN, 700 Porsi Takjil Gratis Disiapkan Setiap Hari

Satu Indonesia, Nusantara – Suasana Ramadan di pelataran Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin semarak dengan hadirnya sajian takjil khas bernama Bubur Nusantara. Setiap hari, sekitar 700 porsi bubur disediakan secara gratis bagi masyarakat yang datang untuk berbuka puasa.

Aroma rempah dari kuali-kuali besar yang mengepul di dapur masjid menyambut warga yang mulai berdatangan menjelang waktu Magrib. Bubur berwarna cokelat muda itu dimasak sekitar satu setengah jam sebelum dibagikan kepada para jamaah dan pengunjung.

Salah satu juru masak di pelataran masjid, M Tasrik, mengatakan cita rasa bubur tersebut berasal dari racikan rempah khas yang digunakan sebagai bumbu utama.

“Bumbu utamanya adalah bumbu kari yang membuat aromanya lebih kuat dan menggugah selera,” kata Tasrik di dapur pelataran masjid.

Ia menjelaskan, resep Bubur Nusantara merupakan kuliner khas dari kawasan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur, yang telah lama dikenal sebagai hidangan tradisional saat Ramadan.

Selain menjadi menu berbuka puasa, sajian tersebut juga dihadirkan sebagai upaya memperkenalkan kuliner lokal kepada masyarakat yang datang dari berbagai daerah untuk bekerja dan beraktivitas di kawasan IKN.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara, Alimuddin, mengatakan penyajian Bubur Nusantara merupakan bagian dari upaya mengangkat kearifan lokal Kalimantan Timur di tengah pembangunan ibu kota baru.

“Kami mencoba mengangkat kearifan lokal di sekitar IKN dan Kalimantan Timur agar semakin dikenal luas. Masyarakat umum silakan datang ke Masjid Negara. Kami ingin tempat ini menjadi simbol harmonisasi dan keberagaman,” ujar Alimuddin.

Menjelang waktu berbuka, pelataran masjid dipenuhi masyarakat dari berbagai latar belakang. Pegawai, pekerja konstruksi, hingga keluarga datang untuk menikmati hidangan berbuka bersama.

Suasana kebersamaan tersebut tidak hanya dihadiri umat Muslim, tetapi juga sejumlah warga non-Muslim yang ikut meramaikan kegiatan di sekitar masjid.
Bagi para pekerja di kawasan IKN, takjil gratis ini menjadi salah satu momen yang paling dinantikan setiap hari. Salah satunya Rahman, pekerja housekeeping di Rusun ASN IKN, yang mengaku sering datang bersama rekan-rekannya karena lokasi masjid mudah dijangkau dari tempat kerja.

“Seru sekali berbuka di sini. Ramai masyarakat datang mencicipi takjil dengan menu beragam. Bubur Nusantara rasanya gurih dan enak,” kata Rahman.

Di tengah aktivitas pembangunan IKN yang terus berlangsung, semangkuk Bubur Nusantara hangat di pelataran Masjid Negara menjadi ruang pertemuan sosial bagi masyarakat. Tradisi berbagi takjil ini tidak hanya menghadirkan suasana kebersamaan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan kuliner lokal Kalimantan Timur kepada para pendatang.

TERPOPULER

TERKINI

Mahasiswa STT Migas Balikpapan Kunjungi Pertamina EP Sangasanga, Belajar Langsung Operasi Hulu Migas

Sangasanga, Satu Indonesia — PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field memfasilitasi kunjungan edukatif Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Migas Balikpapan di Wisma Ria, Sangasanga, Kalimantan...