Kamis, Juni 18, 2026
No menu items!

Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, BPS Samarinda Kunjungi Balaikota

Samarinda, Satu Indonesia – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 pada Senin (15/06/2026).

Pendataan perdana tersebut dilakukan di Balai Kota Samarinda, dengan responden pertama yakni Wali Kota Samarinda Andi Harun, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti.

Dalam kunjungan tim BPS yang dipimpin langsung Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, tersebut diajukan sejumlah pertanyaan terkait data keluarga, pekerjaan anggota keluarga, jumlah penghuni rumah, hingga aktivitas usaha yang dijalankan di luar jabatan pemerintahan.

Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, mengatakan Sensus Ekonomi merupakan kegiatan nasional yang dilaksanakan secara berkala setiap 10 tahun sekali untuk memperoleh data komprehensif mengenai kondisi dan perkembangan sektor usaha di Indonesia.

“Sensus Ekonomi dilaksanakan setiap 10 tahun sekali dan menjadi agenda strategis nasional. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai kondisi serta perkembangan sektor usaha di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Samarinda,” ujar Supriyanto.

Ia menjelaskan, data yang dihimpun akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi, sekaligus mendukung perencanaan program yang lebih tepat sasaran.

“Data yang terkumpul nantinya akan menjadi landasan dalam perumusan kebijakan, perencanaan pembangunan, serta evaluasi berbagai program ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional,” katanya.

Usai pendataan kepala daerah, BPS langsung menggerakkan tim ke lapangan untuk mendatangi warga secara door-to-door di seluruh 10 kecamatan di Samarinda.

“Kita siapkan 635 petugas sensus termasuk petugas pengawas lapangan yang akan mendata sebanyak 395.000 warga dan tempat usaha di Samarinda,” ujar Supriyanto lagi.

Pendataan lapangan ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026, dilengkapi dengan dokumentasi visual rumah warga sebagai bagian dari kelengkapan data.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengajak seluruh masyarakat dan ASN Pemkot Samarinda untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan sensus. Ia menegaskan dukungan penuh dari pemerintah daerah guna memastikan proses pendataan menghasilkan informasi yang berkualitas.

“Harapan kami semoga para petugas BPS di lapangan mampu menjalankan tugas pendataan secara profesional, akurat, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri turut menyampaikan dukungannya, sekaligus melempar sebuah usulan praktis demi memperlancar kerja petugas lapangan.

“Mungkin kalau saya boleh usul, supaya kerja tim lapangan lebih mudah kita siap mengumpulkan para pegawai Pemkot Samarinda di satu tempat, lalu petugas BPS bisa langsung mengambil data tanpa harus berkunjung ke rumah lagi,” sarannya.

Menurutnya, Pemkot Samarinda siap berkoordinasi dan berkolaborasi penuh untuk mensukseskan program strategis nasional ini. Ia berharap data dan informasi ekonomi terbaru yang dihasilkan dari sensus ini kelak dapat menjadi landasan kuat dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan. 

TERPOPULER

TERKINI

Pemerintah Tutup Klinik Kecantikan Ilegal Milik Asing di Bali

Jakarta, Satu Indonesia – Sebuah klinik kecantikan ilegal di Bali resmi ditutup oleh Pemerintah Daerah setempat setelah terbukti menyelenggarakan layanan estetika medis tanpa izin...