Selasa, Juni 9, 2026
No menu items!

Wali Kota Balikpapan Ingatkan Pejabat Jadi Contoh dalam Menjaga Nilai Ramadan

Satu Indonesia,Balikpapan – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, membuka rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan 2026 yang diawali dengan kegiatan buka puasa bersama di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa (24/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rahmad Mas’ud mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum pembinaan diri yang berkelanjutan dan tidak sekadar menjadi ritual tahunan. Ajakan itu disampaikan usai pelaksanaan Salat Tarawih berjamaah pada Safari Ramadan perdana Pemkot Balikpapan.

“Makna Ramadan ini adalah bagaimana kita memberikan contoh kepada masyarakat. Di bulan suci ini kita berlomba-lomba berbuat kebaikan dan meningkatkan amal ibadah. Tapi bukan hanya di bulan Ramadan saja, setelah itu kita harus tetap istiqomah,” ujarnya.

Menurutnya, esensi Ramadan terletak pada upaya melatih diri menahan hawa nafsu serta menghindari perbuatan yang tidak baik. Nilai-nilai tersebut dinilai perlu diterapkan secara konsisten pada bulan-bulan berikutnya, terlebih bagi pejabat publik yang memiliki tanggung jawab sebagai panutan di tengah masyarakat.

“Artinya hikmah dan makna Ramadan itu harus kita lanjutkan. Apalagi kita sebagai pejabat, harus menjadi panutan dan contoh bagi masyarakat,” ujarnya.

Rahmad menegaskan, komitmen menjaga nilai-nilai keagamaan tersebut sejalan dengan visi Balikpapan sebagai kota global yang nyaman untuk semua dalam bingkai Madinatul Iman.

“Kita yang muslim menjalankan syariat dengan baik. Saudara-saudara kita yang Nasrani, Hindu, Buddha juga menjalankan ajaran agamanya masing-masing. Kalau semua menjalankan syariat agamanya, insya Allah Balikpapan aman dan harmonis,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Kepala Kementerian Agama Balikpapan, Masrivani, menyerahkan piagam sertifikat halal pemotongan unggas kepada perwakilan pengelola rumah potong di Balikpapan.

Rahmad Mas’ud menyebutkan, hingga saat ini terdapat delapan rumah potong unggas di Balikpapan yang telah mengantongi sertifikat halal. Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah melalui kolaborasi antara Pemkot dan Kementerian Agama.

“Ini kerja sama dengan Kemenag. Sertifikasi halal itu penting, terutama untuk pemotongan hewan. iKita sudah delapan, itu cukup besar di Kalimantan. Tapi ke depan harus lebih ditingkatkan, lebih syariah dan lebih tertib,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya jaminan kehalalan produk makanan yang dikonsumsi masyarakat, termasuk oleh pelaku usaha kecil.

“Makanan itu masuk ke tubuh kita. Kalau yang kita konsumsi halal dan thayyib, penuh keberkahan, insya Allah hidup kita juga berkah,” kata Rahmad.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyerahkan bingkisan kepada pengelola pondok pesantren dan panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial.

Safari Ramadan Pemkot Balikpapan 2026 dijadwalkan berlangsung di delapan masjid yang tersebar di enam kecamatan, dimulai pada 24 Februari 2026 dan berakhir pada 15 Maret 2026. Setiap kegiatan diawali dengan Salat Isya berjamaah, sambutan pengurus masjid dan Wali Kota, ceramah agama, serta dilanjutkan Salat Tarawih. Kegiatan pada 6 Maret juga dirangkai dengan peringatan Nuzulul Quran.

Melalui Safari Ramadan ini, Pemkot Balikpapan berharap terjalin silaturahmi yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat serta semakin kokohnya nilai-nilai keagamaan dan toleransi di Kota Balikpapan.

TERPOPULER

TERKINI

Tiga Koperasi Merah Putih di Balikpapan Rampung, Operasional Masih Tunggu Juknis Pusat

Balikpapan, Satu Indonesia — Pemerintah Kota Balikpapan masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat sebelum mengoperasikan secara penuh Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang...