Sabtu, Juni 6, 2026
No menu items!

Untuk Pertama Kalinya, IKN Digunakan sebagai Lokasi Rukyatul Hilal

Satu Indonesia, Nusantara – Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pertama kalinya menjadi lokasi pemantauan hilal (rukyatul hilal) dalam rangka penentuan 1 Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/02/2026). Pengamatan dilakukan di Rusun ASN 1 Tower D.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah Kalimantan Timur atas permintaan Kementerian Agama Republik Indonesia. Lokasi IKN dinilai memenuhi syarat sebagai titik rukyat karena memiliki area terbuka dengan ketinggian yang mendukung proses pengamatan.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyatakan dukungannya atas pelaksanaan pemantauan hilal di kawasan tersebut. Ia menyebut penunjukan IKN sebagai salah satu titik rukyat menjadi penanda awal keterlibatan IKN dalam agenda keagamaan nasional.

“Kami dari Otorita IKN sangat mendukung pemantauan hilal dilakukan di IKN. Ini merupakan kehormatan bagi Otorita IKN sekaligus kesempatan bagi IKN sebagai Ibu Kota Negara menjadi salah satu titik pengamatan dari 96 titik yang tersebar di Indonesia,” ujar Basuki.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, menjelaskan hasil pemantauan pada hari tersebut belum menunjukkan kemunculan hilal.

“Hari ini kita lakukan pemantauan hilal. Berdasarkan BMKG, posisi hilal masih berada di bawah ufuk, sehingga bulan belum terlihat,” jelasnya.

Meski hilal tidak teramati, pelaksanaan rukyatul hilal di IKN menjadi momentum awal yang menandai fungsi kawasan Nusantara tidak hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga sebagai ruang penyelenggaraan kegiatan keagamaan berskala nasional.

TERPOPULER

TERKINI