Selasa, Juni 16, 2026
No menu items!

Paser Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Rumah Penerima Bantuan Siap-siap Dipasang Spanduk?

Paser, Satu Indonesia – Pemerintah Kabupaten Paser menetapkan pengentasan kemiskinan ekstrem sebagai salah satu prioritas utama pembangunan yang terintegrasi melalui 11 Program Prioritas Paser TUNTAS.

Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari saat memberikan sambutan pada kegiatan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sadurengas kantor Bupati Paser pada Senin (26/1/2026).

Ikhwan juga meminta kepada Kepala Perangkat Daerah untuk melakukan langkah langkah riil percepatan Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (OPKPKE).

“Kepada segenap kepala perangkat daerah, saya minta untuk segera melakukan langkah-langkah riil percepatan dalam berkolaborasi dalam pelaksanaan intervensi sesuai strategi Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (OPKPKE) yakni pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat dan penurunan kantong kemiskinan,” tegas Wabup.

Kepada Camat, Ikhwan meminta agar mendampingi desa mendorong penggunaan dana desa lebih focus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Khusus kepada Camat saya minta untuk mendampingi desa dan mendorong penggunaan dana desa lebih fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Juga memastikan desa agar aktif melakukan verifikasi dan validasi data sasaran,” ujar Ikhwan.

Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), lanjutnya, merupakan amanat Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2025 dalam program kegiatan penanganan kemiskinan.

“Pemerintah daerah perlu melakukan upaya pemutakhiran data agar sasaran program lebih efektif, efisien dan akuntabel,” tukasnya.

Disamping itu, Ikhwan juga menekankan penerima bantuan harus tepat sasaran.

”Saya tidak mau lagi banyak masyarakat yang masuk kategori miskin hanya karena ingin mendapatkan bantuan. Seperti yang sering saya katakan kalau perlu ditempel spanduk di depan rumahnya sehingga masyarakat lebih sadar dan malu ketika orangnya kategori mampu, memiliki rumah besar dan kendaraan pribadi tetapi masih masuk kategori miskin hanya karena ingin menerima bantuan,” pintanya.

Menutup sambutannya, Wabup mengucapkan terima kasih atas kontribusi semua pihak dalam upaya pengentasan kemiskinan.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kontribusi dan partisipasi semua pihak dalam penanggulangan kemiskinan di Paser. Mulai dari perangkat daerah, BPS, perangkat kecamatan, kelurahan dan desa, Baznas, Institusi Pendidikan, CSR dari perusahaan dan perbankan, PKK, PKH, TAPM dan seluruh pemangku kepentingan,”.pungkasnya.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI

Pemkot Balikpapan Bentuk Tim Pengawas Swalayan, Pelanggar Terancam Kehilangan Izin Usaha

Balikpapan, Satu Indonesia – Pemerintah Kota Balikpapan akan memperketat pengawasan terhadap operasional toko swalayan melalui pembentukan tim terpadu lintas instansi. Langkah tersebut dilakukan untuk...