Rabu, Juni 10, 2026
No menu items!

Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Jadi Perhatian Pimpinan TNI–Polri

Satu Indonesia, Aceh Tamiang – Sinergi lintas institusi kembali terlihat dalam penanganan dampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol), para Gubernur Akademi Angkatan, dan pejabat utama Akpol melakukan kunjungan lapangan, Rabu (28/1), untuk meninjau langsung proses pembersihan sisa banjir yang melibatkan Taruna.

Dua fasilitas umum menjadi fokus peninjauan, yakni SD Tualang Cut 1 dan Puskesmas Manyak Payed. Keduanya dinilai krusial karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan, yang terdampak pascabanjir bandang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan kehadiran negara dalam situasi darurat yang dialami warga.

“Kunjungan kerja Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akpol dan para Gubernur Akademi Angkatan ini bertujuan meninjau langsung proses sasaran fisik pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir yang dilaksanakan oleh Taruna Akpol. Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan dan kesehatan dapat segera digunakan kembali oleh warga,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Kamis (29/1).

Tidak hanya memantau progres pekerjaan, rombongan juga menyempatkan diri berinteraksi dengan warga terdampak serta menyerahkan bantuan sosial. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemulihan psikologis masyarakat yang masih merasakan dampak bencana.

Trunoyudo menambahkan, keterlibatan Taruna di tengah masyarakat memberikan pengalaman berharga dalam menumbuhkan empati dan kepedulian sosial sejak dini.

“Selain peninjauan, rombongan juga menyerahkan bantuan serta berinteraksi dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian terhadap pemulihan pascabencana. Ini merupakan bagian dari pembentukan karakter Taruna agar senantiasa peka terhadap kesulitan rakyat,” pungkasnya.

Sementara itu, proses pembersihan sisa lumpur dan material banjir masih terus dilakukan melalui kolaborasi TNI, Polri, dan warga setempat, dengan harapan aktivitas masyarakat Aceh Tamiang dapat kembali normal dalam waktu dekat.

TERPOPULER

TERKINI

Tiga Koperasi Merah Putih di Balikpapan Rampung, Operasional Masih Tunggu Juknis Pusat

Balikpapan, Satu Indonesia — Pemerintah Kota Balikpapan masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat sebelum mengoperasikan secara penuh Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang...