Kamis, Juni 25, 2026
No menu items!

Kulit Panas Karena Cabai? Ini Cara Ampuh Mengatasinya!

Samarinda, Satu Indonesia – Hampir semua orang Indonesia gemar menikmati cita rasa pedas dari cabai. Selain menggugah selera, cabai juga kaya akan kandungan vitamin, terutama vitamin C dan vitamin A. Bahkan, kadar vitamin C dalam cabai lebih tinggi dibandingkan jeruk. Tak hanya itu, cabai juga mengandung vitamin B6 serta mineral penting seperti kalium.

Namun, mengolah cabai dalam masakan sehari-hari bisa menimbulkan risiko sensasi panas dan terbakar pada kulit, terutama di tangan. Hal ini tentu terasa tidak nyaman dan bisa sangat mengganggu aktivitas memasak.

Untuk mencegah rasa panas di tangan akibat cabai, Anda disarankan menggunakan sarung tangan saat mengolahnya. Tetapi jika kulit sudah terlanjur terasa pedas dan panas, berikut beberapa tips untuk meredakan sensasi tersebut, seperti yang dilansir dari Hellosehat.

Cara Menghilangkan Panas Akibat Cabai

Cukup dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah, Anda bisa menghilangkan rasa panas dan terbakar akibar terkena cabai.

Tapi ingat, apabila tangan terkena panas cabai, jangan menyentuh mata atau hidung agar rasa panas tidak menyebar!

Cabai diketahui mengandung senyawa kimia yang disebut dengan capsaicin. Senyawa inilah yang membuat tangan atau perut terasa panas dan terbakar saat mengonsumsi makanan pedas. 

Capsaicin merangsang dan mengikat reseptor rasa sakit. Akibatnya, saat reseptor ini diaktifkan tak heran Anda merasakan sensasi panas dan terbakar.

Sensasi panas dan terbakar akibat paparan cabai bukanlah kondisi serius serta akan hilang dengan sendirinya tanpa menggunakan zat apa pun.

Namun, jika Anda merasa terganggu dengan sensasi ini, simak beberapa cara untuk menghilangkannya!

1. Cuci Tangan Dengan Sabun Pencuci Piring

Saat tangan panas setelah makan sambal mulai muncul, segera bilas tangan Anda dengan sabun cuci piring. Gosok sabun cuci piring di seluruh bagian telapak tangan dan juga bawah kuku. 

Sabun cuci piring biasanya lebih mudah menghilangkan minyak pada cabai yang menempel di tangan daripada sabun pencuci tangan biasa. Kemudian, bilas dengan air hingga bersih.

2. Menggosok Tangan Dengan Minyak Zaitun

Minyak zaitun tak hanya bagus sebagai sumber lemak baik untuk tubuh tetapi juga untuk menghilangkan capsaicin di tangan. 

Cara menghilangkan panas akibat cabai dengan minyak zaitun yaitu Anda hanya perlu menggosokkan ke bagian kulit yang terpapar cabai.

Tunggu hingga satu sampai dua menit sebelum kemudian Anda bilas dengan air dan sabun pencuci piring.

3. Rendam Tangan Dalam Susu

Berbagai produk susu bersifat asam sehingga bisa membantu mengurangi rasa panas di tangan akibat cabai.

Selain itu, protein dalam susu atau kasein, serta lemak di dalam susu dapat membuat capsaisin lebih mudah larut.

Untuk mengatasi tangan panas akibat cabai, coba rendam tangan Anda dalam semangkuk susu. Diamkan selama beberapa saat atau sampai rasa panas mulai mereda. Kemudian, bilas tangan dengan air bersih.

4. Oleskan Alkohol

Cabai mengandung capsaicin yang menghasilkan efek rasa terbakar di mulut maupun pada kulit. Capsaicin ini lebih mudah larut dalam alkohol. 

Oleh karena itu, mengoleskan alkohol dapat meredakan rasa terbakar pada bagian kulit yang terkena cabai.

Cara menghilangkan panas akibat cabai cukup tuangkan sedikit alkohol pada kapas, lalu oleskan ke beberapa bagian.

5. Oleskan Dengan Gel Lidah Buaya

Saat tubuh terkena cabai, otak akan menafsirkannya sebagai sensasi terbakar. Nah, gel lidah buaya dapat menenangkan dan mendinginkan rasa terbakar ini sehingga sensasinya makin mereda.

Anda dapat terus mengoleskan gel lidah buaya sampai rasa terbakar dari cabai benar-benar hilang.

6. Oleskan Madu

Madu memang telah lama digunakan sebagai bahan yang mempercepat penyembuhan luka, infeksi, dan luka bakar.

Manfaat madu lainnya juga dapat meredakan sensasi terbakar dari cabai, karena sifat madu yang meredakan peradangan. 

Dikutip dari penelitian Annals of Burns and Fire Disasters, segera oleskan madu setelah rasa panas muncul. Oleskan 15 – 30 mililiter madu lalu balut dengan kasa agar tidak terlepas.

7. Rendam Dengan Cairan Pemutih

Cara menghilangkan panas akibat cabai lainnya yaitu dengan merendam area yang terpapar cabai dengan cairan pemutih.

Cairan ini bisa dengan mudah melunturkan capsaisin yang ada di kulit. Untuk menggunakannya, larutkan pemutih 5 sendok makan pemutih dan 1 sendok air. 

Kemudian, rendam kulit yang terpapar cabai selama beberapa menit. Lalu, bersihkan cairan pemutih dengan air yang mengalir.

TERPOPULER

TERKINI