Samarinda, Satu Indonesia – Pemerintah Kota Samarinda melalui Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah (Setda) menggelar Rapat Persiapan Workshop Model United Nations (MUN) dan MUN Virtual Conference Samarinda Chapter di Ruang Nusantara Lantai III Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Samarinda, Senin (3/11/2025) pagi.
MUN atau Model United Nations adalah simulasi konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di mana peserta (biasanya siswa atau mahasiswa) berperan sebagai delegasi dari negara anggota PBB. Dalam simulasi ini, mereka mendiskusikan isu-isu global, melakukan negosiasi, dan merumuskan resolusi, meniru proses diplomasi PBB yang sebenarnya. MUN sendiri bertujuan untuk melatih kemampuan pesertanya agar dapat merasakan secara langsung bagaimana menjadi diplomat yang mewakili sebuah negara dalam forum internasional.
Rapat ini dipimpin oleh Plt Asisten I Sekretariat Daerah Kota Samarinda yang juga sekaligus menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Asli Nuryadin, serta dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Samarinda. Di antaranya Kabag Kerja Sama Setda Kota Samarinda Idfi Septiani dan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda Suparmin. Juga ada tiga anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), yakni Suwar, Tri Wahyuni, dan Sudarman.
Dalam arahannya, Asli Nuryadin menegaskan bahwa Wali Kota Samarinda, Andi Harun memiliki perhatian besar terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Tepian.
“Pak Wali Kota sangat konsen terhadap upaya peningkatan SDM di dunia pendidikan. Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan kesempatan bagi anak-anak muda Samarinda untuk mengembangkan potensi mereka di tingkat internasional,” ungkap Asli.
Ia menjelaskan, pendaftaran akan dibuka bagi pemuda berusia 11 hingga 25 tahun yang masih aktif belajar di tingkat SMP, SMA/SMK, maupun perguruan tinggi, dan dibuktikan dengan kepemilikan KTP atau KIA Samarinda.
“Ini merupakan bukti komitmen Pemkot dalam meningkatkan kualitas SDM Samarinda,” tambahnya.
Sementara itu, Kabag Kerja Sama Setda Kota Samarinda, Idfi Septiani menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi International Global Network (IGN) bernomor 063/IGN/X/2025 yang ditujukan kepada Wali Kota Samarinda terkait permohonan kerja sama program pengembangan pemuda.
“IGN merupakan organisasi pendidikan internasional yang berfokus pada youth development dengan slogan ‘Connecting People’. Organisasi ini memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk menemukan minat, mengembangkan soft skills, dan memperluas jejaring global,” jelas Idfi.
IGN, lanjut dia, telah menyelenggarakan lebih dari 60 program internasional sejak tahun 2015 yang diikuti oleh ribuan pemuda dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Dua program unggulan mereka, yakni Asia World Model United Nations (AWMUN) dan Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN), telah diikuti oleh 38 delegasi dari Kaltim sejak tahun 2022.
Untuk pelaksanaan di Samarinda, pendaftaran akan dibuka bagi pemuda sesuai rentang usia yang telah ditentukan. Dari hasil seleksi administrasi, akan dipilih 300 peserta yang berhak mengikuti Workshop MUN pada Sabtu, 13 Desember 2025.
Dari kegiatan tersebut, peserta akan kembali diseleksi menjadi 150 orang terbaik yang akan mengikuti MUN Virtual Conference Samarinda Chapter selama dua hari, Sabtu–Minggu, secara daring.
“Dari ajang ini akan terpilih dua peserta terbaik atau Best Delegate yang akan mewakili Samarinda di ajang Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) 20th di Kuala Lumpur, Malaysia,” terang Idfi.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Samarinda berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan global, keterampilan diplomasi, dan kepercayaan diri untuk berkompetisi di tingkat internasional.

