Kamis, April 23, 2026
No menu items!

Pengemudi Ojol Tulang Punggung Keluarga Tewas Dilindas Mobil Rantis Brimob, ini Profile Affan!

Jakarta, Satu Indonesia – Seorang pengemudi Ojek Online (Ojol), Affan Kurniawan meninggal dunia dilindas kendaraan taktis (rantis) barakuda Brimob dalam aksi demonstrasi di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (28/8/2025) malam.

Satbrimob diterjunkan dengan menggunakan kendaraan taktis Barracuda pun untuk melakukan pengamanan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Saat itu, Affan usai mengantarkan makanan ke daerah Bendungan Hilir (Benhil), yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Ia terjebak di tengah kerumunan massa ketika melintasi kawasan tersebut.

Nyawa Affan tak tertolong meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) akibat luka parah yang dialaminya.

Atas kematian Affan lantas memicu gelombang simpati dan memicu kemarahan publik. Bahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada keluarga korban hingga menemui keluarga Affan.

Divpropam Mabes Polri nyatakan 7 anggota Satbrimob terbukti langgar kode etik profesi

Dalam konferensi pers di Mabes Polri pada Jum’at (29/8/2025), Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal terhadap tujuh anggota Brimob yang melindas pengemudi ojek online Affan Kurniawan hingga tewas dengan kendaraan taktis (rantis).

Atas hasil pemeriksaan tersebut, ketujuh anggota Satbrimob telah dinyatakan terbukti melanggar kode etik profesi Polri.

“Tujuh orang terduga pelanggar telah terbukti melanggar kode etik profesi kepolisian,” ujar Irjen Karim.

Zulkifli, ayah Affan Kurniawan beserta keluarga saat konferensi pers bersama awak media dan meminta keadilan atas kasus kematian anaknya, Jakarta, Jum’at (29/8/2025) | Satu Indonesia/Tangkapan Layar-HO.

Kadivpropam menjamin kasus tersebut diusut tuntas. Kini tujuh orang itu ditempatkan khusus atau patsus.

Atas kasus ini, Zulkifli, ayah Affan meminta keadilan. Dia berharap pelaku harus ditindak.

“Kami meminta cuma rasa keadilan aja, yang berbuat aja. Tidak semua polisi harus jadi korbannya,” kata Zulkifli Jumat (29/8/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa Kapolri berjanji kepadanya akan mengusut kasus kematian Affan.

“Janji akan mengusut, seperti itu,” jelasnya.

Profil Affan Kurniawan

Affan Kurniawan diketahui lahir di Bandar Lampung pada 18 Juli 2004 lalu. Ia tinggal bersama keluarganya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Ia bekerja sebagai pengemudi ojek online atau ojol Gojek. Affan adalah tulang punggung bagi keluarga dan harus menghidupi tujuh anggota keluarganya. Mereka tinggal di rumah kontrakan bersama keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu, kakak yang juga seorang driver ojol, dan seorang adik yang masih duduk di bangku SMP.

Orang tua Affan diketahui hanya bekerja serabutan untuk menyambung hidupnya. Lantara desakan ekonomi, Affan bersama kakaknya pun bahu membahu menjadi tulang punggung keluarga.

Sebelum bekerja menjadi mitra Gojek, Affan pernah bekerja sebagai satpam. Namun, dirinya lebih memilih menjadi pengemudi ojol lantaran dinilainya pekerjaan ini lebih fleksibel, sehingga dapat nyambi bantu pekerjaan rumah tangga.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI