Selasa, April 28, 2026
No menu items!

Jadi Kota Tersibuk Penyangga IKN, PTMB Hadiri ICI 2025 Kolaborasi untuk Ketahanan Air Balikpapan

Jakarta, Satu Indonesia – Direktur Utama PTMB atau PDAM Kota Balikpapan Yudhi Saharuddin menghadiri International Infrastructure Conference (ICI) 2025 di Jakarta Convention Center pada Selasa (11/6/2025).

Acara ini dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Yudhi menilai kegiatan ini cukup positif karena membahas tentang infrastruktur di Indonesia.

“Nah kami konsen dengan infrastruktur penyediaan sumber air baku di kota Balikpapan. Kita tau sama-sama bahwa Balikpapan jika mengandalkan sumber air baku dari Mahakam berbeda dengan kota-kota lain,” kata Yudhi, dalam keterangannya resminya di Jakarta, Minggu (15/6/2025).

Dimana menurutnya, jarak kota Balikpapan dan topografi wilayah Kalimantan Timur yang cukup berbukit. Sehingga cukup membutuhkan biaya yang cukup besar.

“Nah kami melihat peluang untuk menyampaikan permasalahan tersebut ke pemerintah pusat, melalui Menko Infrastruktur dan Kewilayahan. Jadi kami sempat bertemu dengan pak Menko dan menyambut baik kami dan Insya Allah dalam waktu dekat akan dilanjutkan pembicaraan serius terkait dengan infrastruktur penyediaan SPAM di Balikpapan,” tambahnya.

Momentum ini, lanjut Yudhi, dimanfaat untuk ketemu dengan beberapa badan usaha untuk menjadi alternatif pembiayaan, karena mengingat pembiayaan untuk SPAM Regional yang jaraknya hampir 100 KM itu membutuhkan biaya cukup besar.

“Sehingga kolaborasi, sinergi serta inovasi diharapkan mendapat dukungan baik dari pusat maupun provinsi dan daerah, karena kita tau sama-sama bahwa untuk mewujudkan SPAM dengan jarak pipa 100 kilometer mungkin membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sehingga menjadi perhatian khusus, gitu ya karena jika kita merunut kepada peraturan, harusnya jika lintas wilayah menjadi kewenangan provinsi dan apabila di wilayah tersebut ada kegiatan khusus,” terangnya.

Dan pihaknya juga menilai, di Kalimantan ada suatu Proyek Strategis Nasional yaitu IKN, dan Balikpapan menjadi kota paling tersibuk untuk menyangga IKN.

“Sehingga pemerintah harus hadir dalam hal ini untuk menyiapkan infrastruktur SPAM kota Balikpapan. Kita tau sama-sama bahwa saat ini kota Balikpapan hanya mengandalkan 2 waduk dengan total kapasitas saat ini 500 liter/detik untuk memenuhi kebutuhan yang mungkin diperkirakan saat ini penduduk kota Balikpapan mencapai 1 juta, termasuk yang tidak berKTP Balikpapan,” sambungnya.

“Sehingga kolaborasi dan sinergi antara pusat, provinsi dan Pemerintah kota sangat kami harapkan di PDAM untuk mewujudkan ketahanan air dalam upaya meningkatkan pelayanan dasar masyarakat,” tandasnya.(ADV/PTMB)

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI

Yuk Senam Otak, Cegah Pikun Sejak Dini!

Samarinda, Satu Indonesia – Senam otak merupakan serangkaian kegiatan yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan fungsi otak serta melatih daya pikir dan kreativitas. Senam otak penting...