Selasa, April 21, 2026
No menu items!

Diduga Depresi, Seorang Pria di Samarinda Nekat Akhiri Hidup

Samarinda, Satu Indonesia –  Pada Senin (2/6/2025) sore, warga di Jalan Biawan, Gang 12 B, RT 08, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, dikejutkan oleh sebuah peristiwa tragis.

Seorang pria ditemukan telah meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam rumahnya. Korban diketahui berinisial SO, ditemukan tergantung menggunakan seutas kain seprei yang terikat pada gelagar kayu di dapur rumahnya. Seprei berwarna hijau muda tersebut menjadi alat yang digunakannya untuk mengakhiri hidup.

“Saya baru bangun tidur dan mau ke dapur. Pas buka pintu saya langsung syok lihat Kakak sudah tergantung,” ungkap adik korban yang pertama kali menemukan jasad kakaknya sekitar pukul 15.20 WITA.

Saksi pun berteriak meminta bantuan warga sekitar. Dia juga langsung memberi tahu orangtuanya dan ketua RT setempat.

Ketua RT 08, M Tafif S membenarkan kejadian tersebut. Saat itu dia sedang berada di masjid dan segera menuju lokasi setelah dihubungi warga.

“Korban tergantung dengan seprei sekitar 1,3 meter. Saya langsung hubungi bhabinkamtibmas dan babinsa,” terangnya.

Tak lama kemudian, Inafis Polresta Samarinda datang untuk olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menyimpulkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau bekas luka di tubuh korban.

“Diduga kuat korban murni meninggal karena gantung diri,” jelas Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Kota, Ipda Dedi Lantang.

Informasi dari keluarga menyebut, korban memang tengah menjalani pengobatan karena mengalami masalah kejiwaan. Bahkan, pagi hari sebelum kejadian, korban sempat menjalani terapi rutin di RS Jiwa Atma Husada.

“Keluarga menolak untuk visum dan sudah membuat surat pernyataan resmi. Jenazah langsung dimakamkan,” tukas Dedi.

TERPOPULER

TERKINI