Kamis, Mei 14, 2026
No menu items!

Varia Niaga Susun Skema Pengelolaan Teras Samarinda, Ini Detailnya

Samarinda, Satu Indonesia – Sebagaimana diketahui, pengelolaan kawasan publik Teras Samarinda kini resmi berada di bawah kendali Perumda Varia Niaga sejak April lalu.

Perubahan ini menandai fase baru dalam tata kelola ruang publik di kota Samarinda, dengan harapan meningkatkan layanan serta optimalisasi pemanfaatan area tersebut bagi masyarakat.

Penandatanganan serah kelola telah dilakukan, dan kini manajemen tengah menyusun serta menyempurnakan berbagai skema pengelolaan.

Fokus utama mencakup strategi untuk kegiatan komunitas, optimalisasi event komersial, serta penguatan pemberdayaan UMKM dalam kerangka operasional yang lebih terstruktur.

Dalam keterangannya, Kamis (8/5/2025), Direktur Utama Perumda Varia Niaga Syamsuddin Hamade menegaskan dalam satu hingga dua pekan ke depan, Teras Samarinda akan dikelola secara penuh dan profesional.

“Pengelolaan sudah di kami, sekarang kami siapkan semua sistemnya, termasuk menyusun jadwal kegiatan hingga pengaturan penggunaan fasilitas,” ujarnya Syamsuddin.

Ia menjelaskan, tidak semua aktivitas di Teras Samarinda akan dikomersialkan. Kalau masyarakat datang untuk sekadar menikmati suasana, itu tetap gratis. Tapi untuk pemanfaatan tertentu seperti penyewaan amphitheatre, bisa dikenakan biaya.

“Nantinya hasil dari kegiatan komersial akan digunakan untuk pemeliharaan fasilitas, dan jika ada laba bersih, akan dibagi dengan pemkot,” terangnya.

Saat ini, sejumlah pihak sudah mulai mendaftar untuk menggelar acara. Namun, semua harus disinkronkan terlebih dahulu dengan agenda resmi Pemkot Samarinda agar tidak tumpang tindih.

Varia Niaga juga menyiapkan jadwal setahun penuh untuk penggunaan amphitheatre, baik untuk event komersial maupun kegiatan sosial, pendidikan, dan komunitas yang sifatnya donasi atau tanpa pungutan.

Pendaftaran penggunaan amphitheatre nantinya bisa dilakukan secara daring melalui website resmi Varia Niaga. Hanya saja, masih menunggu koordinasi dengan Diskominfo terkait aplikasi yang akan digunakan.

Untuk sektor UMKM, pengelolaan juga sepenuhnya dipegang Varia Niaga. Untuk menjaga estetika, booth tetap dibatasi lima unit saja.

UMKM yang sebelumnya sudah memiliki kontrak tahunan akan tetap berlanjut. Sedangkan untuk pelaku baru, akan dibuka kesempatan saat ada momen tertentu seperti pameran kuliner. Lokasinya diperkirakan di area parkir eks SPBU yang sempat dibuka saat Lebaran lalu.

“Kuota UMKM akan kami umumkan menyusul, menyesuaikan dengan ruang yang tersedia. Prinsip kami tetap memberdayakan, tapi tertib dan terstandar,” tutupnya.

TERPOPULER

TERKINI