Jumat, Mei 1, 2026
No menu items!

Kendalikan Populasi, Jakbar Sterilisasi Ratusan Hewan Peliharaan

Jakarta, Satu Indonesia – Dalam upaya menekan peningkatan populasi hewan penular rabies, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Barat telah melakukan sterilisasi terhadap ratusan hewan sejak awal tahun 2025.

Dalam keterangannya, Kamis (1/5/2025), Kasudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) Novy Palit menyatakan bahwa sampai bulan april lalu, pihaknya telah mensterilkan ratusan hewan penular rabies.

“Sampai 19 April 2025, kita sudah sterilisasi sebanyak 121 HPR,” katanya.

121 hewan-hewan tersebut terdiri dari 40 ekor kucing jantan, 40 ekor kucing betina, 19 ekor anjing jantan dan 22 ekor anjing betina.

Sterilisasi terhadap HPR bertujuan untuk menekan populasi hewan itu di wilayah Jakbar. Selain itu, juga penting untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan.

Kegiatan sterilisasi HPR melibatkan sejumlah dokter hewan dari Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan Dinas KPKP DKI Jakarta.

“Kita kerja sama dengan dokter hewan dari Dinas KPKP,” lanjut Novy.

Sebelumnya, dr. Ari dari Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan Dinas KPKP DKI Jakarta menyebutkan sejumlah persyaratan sterilisasi, dalam hal ini HPR jenis kucing.

“Salah satunya, kucing berusia minimal enam bulan dan sehat,” kata Ari.

Syarat lainnya, yaitu kucing harus puasa untuk mengosongkan makan dalam lambungnya. Setelah syarat itu terpenuhi, proses anastesi bisa dilakukan. Anastesi diberikan selama 10 menit. Kemudian, pengerjaan sterilisasi selama 20 menit.

“Sebelum kucing tersadar diberikan antibiotik dan multivitamin anti radang. Begitu sadar, kucing boleh dibawa pulang. Kucing yang telah menjalani sterilisasi, akan dipasangkan tanda pada telinga (eartip),” ujarnya.

Sterilisasi hewan peliharaan memang tidak secara langsung mencegah rabies. Namun, sterilisasi dapat membantu mengurangi perilaku agresif dan mengurangi kemungkinan hewan peliharaan menggigit atau mencakar orang lain, sehingga mengurangi risiko penularan rabies.

Selain itu, sterilisasi juga dapat membantu mengendalikan populasi hewan. Mengontrol populasi hewan menjadi penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan hewan itu sendiri.

TERPOPULER

TERKINI

Skema Terorganisir Terbongkar: 20 Ribu Liter BBM Subsidi Disalahgunakan, 25 Tersangka Diciduk

Balikpapan, Satu Indonesia – Praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi dalam skala besar berhasil diungkap Polda Kalimantan Timur. Dalam operasi selama 30 hari,...