Kamis, April 23, 2026
No menu items!

Indonesia-Rusia Bahas Kerja Sama Strategis, dari Rute Penerbangan Langsung hingga FTA

Jakarta, Satu Indonesia – Pertemuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima Wakil Perdana Menteri Pertama Federasi Rusia, Denis V. Manturov di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (15/4/2025).

Pertemuan ini menjadi momentum penting dimulainya kembali dialog tingkat tinggi antara Indonesia dan Rusia yang sempat tertunda saat pandemi Covid-19.

“Baru saja Bapak Presiden menerima Deputy Prime Minister (DPM) Pertama Manturov dari Rusia dan sebetulnya DPM Manturov hadir untuk dalam rangka High Level Dialogue dengan Indonesia dan ini sudah kemarin sempat terhenti akibat Covid. Dan ini akan dimulai kembali dan dalam rombongannya kemarin DPM Manturov juga menggelar Malam Kebudayaan di Raffles Hotel,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam keterangannya usai mendampingi Presiden dalam pertemuan.

Airlangga menjelaskan, Wakil Perdana Menteri Denis menyampaikan dua undangan penting kepada Presiden Prabowo, yaitu untuk menghadiri parade nasional di Rusia dan Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (St. Petersburg International Economic Forum/SPIEF).

Airlangga menyebut, forum ini menjadi wadah strategis bagi penguatan hubungan ekonomi dan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman.

“Dalam St. Petersburg Economic Forum itu diharapkan Bapak Presiden bisa hadir dan ada beberapa milestones kerja sama yang akan dibuat memorandum of understanding, itu termasuk beberapa kerja sama ekonomi maupun kerja sama strategis,” jelas Menko.

Lebih jauh Airlangga menerangkan, dalam pertemuan membahas potensi pengembangan rute penerbangan langsung dari Moskow ke Indonesia. Selain itu, pemerintah Rusia, lanjut Menko, juga membahas pentingnya sistem pembayaran yang memudahkan wisatawan Rusia di Indonesia.

“Kemudian terkait dengan sistem keuangan mereka juga mencari jalan bagaimana supaya turis dipermudah dengan suatu mekanisme yang disepakati oleh kedua negara,” ujarnya.

Airlangga kembali menjelaskan, isu kerja sama investasi turut menjadi bahasan utama dalam pertemuan tersebut. Kedua negara juga membicarakan perkembangan Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA) Indonesia dan Eurasia yang diharapkan mencapai kemajuan signifikan.

“Tadi juga dibahas terkait dengan Eurasia Free Trade Agreement di mana diharapkan pada saat Bapak Presiden ke St. Petersburg seluruh materi di dalam pembahasan Eurasia ini bisa diselesaikan dan pertemuan antara DPM dengan Pak Presiden itu seperti pertemuan bilateral-bilateral yang lain,” tandas Menko.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI