Minggu, Mei 10, 2026
No menu items!

Pelabuhan Balikpapan Rajai Kinerja Ekspor Pelabuhan Utama Kaltim pada Pebruari 2025

Samarinda, Satu Indonesia – Kinerja ekspor dari lima pelabuhan utama di Kaltim membawa kabar menggembirakan (termasuk Tanjung Bara dan Tanjung Redep). Kelima pelabuhan tersebut tercatat menjadi penyumbang devisa terbesar pada Februari 2025.

Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana menjelaskan bahwa berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, tiga pelabuhan di Kaltim dengan nilai ekspor tertinggi adalah Pelabuhan Balikpapan, Pelabuhan Samarinda, dan Pelabuhan Bonthan Bay. Pelabuhan Balikpapan diketahui merajai dengan nilai ekspor mencapai USD 542,04 juta.

“Diikuti oleh Pelabuhan Samarinda dengan nilai ekspor sebesar USD 367,29 juta, dan Pelabuhan Bonthan Bay yang mencatatkan nilai ekspor sebesar USD 274,57 juta,” ucap Yusniar.

Jika dibandingkan dengan Januari 2025, nilai ekspor dari kelima pelabuhan tersebut melonjak. Hal ini tentu merupakan kabar baik bagi penerimaan devisa Provinsi Kalimantan Timur.

“Jika dibandingkan dengan Januari 2025, nilai ekspor dari kelima pelabuhan tersebut melonjak sebesar 9,16 persen, dari USD 1.447,68 juta menjadi USD 1.580,25 juta pada Februari 2025,” sambung Yusniar.

Dalam catatan kumulatif periode Januari hingga Februari 2025, Pelabuhan Balikpapan tampil sebagai kontributor terbesar terhadap total ekspor Kaltim dengan pangsa mencapai 28,91 persen.

Pelabuhan Samarinda, yang menempati posisi kedua, memiliki kontribusi sebesar 21,18 persen, dan Pelabuhan Tanjung Bara menyusul di urutan ketiga dengan sumbangan sebesar 13,85 persen.

Sementara itu, Pelabuhan Bonthan Bay dan Pelabuhan Tanjung Redep juga memberikan kontribusi yang signifikan, masing-masing sebesar 13,07 persen dan 9,79 persen.

Meskipun demikian, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Februari 2024), kinerja ekspor dari beberapa pelabuhan utama menunjukkan tren yang beragam. Pelabuhan Balikpapan mencatatkan kenaikan ekspor sebesar 4,12 persen, sementara Pelabuhan Bonthan Bay mengalami lonjakan yang signifikan. Namun, Pelabuhan Samarinda dan Pelabuhan Tanjung Bara justru mengalami penurunan nilai ekspor yang cukup dalam.

Peningkatan ekspor melalui Pelabuhan Balikpapan dan Bonthan Bay menjadi indikasi adanya peningkatan aktivitas ekspor komoditas tertentu yang dominan melalui pelabuhan tersebut.

Sementara itu, penurunan di pelabuhan lain perlu dicermati lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhinya.

“Secara keseluruhan, total nilai ekspor Kalimantan Timur pada Februari 2025 mencapai USD 1.810,01 juta, naik 7,85 persen dibandingkan Januari 2025,” ungkap Yusniar.

Namun, secara kumulatif Januari-Februari 2025, total ekspor Kaltim tercatat sebesar USD 3.488,23 juta, mengalami penurunan sebesar 6,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peran aktif pelabuhan-pelabuhan utama itu diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltim ke depan.

TERPOPULER

TERKINI