Jumat, April 24, 2026
No menu items!

Samarinda Akan Kembangkan Transportasi Massal Ramah Lingkungan

Samarinda, Satu Indonesia – Pengembangan sistem transportasi massal akan menjadi salah satu fokus utama pemerintah kota Samarinda. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan penduduk dan pergerakan ekonomi di Samarinda telah menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Oleh karena itu, pengembangan sistem transportasi menjadi sangat penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat serta memfasilitasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam keterangannya, Senin (7/4/2025), Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengungkapkan bahwa ke depannya, Pemkot Samarinda akan mengembangkan sistem transportasi publik yang lebih baik terutama bus.

Menurutnya, transportasi massal seperti bus sangat penting untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara yang sering terjadi di kota yang terus berkembang ini.

Dengan menggunakan sistem angkutan umum yang terintegrasi, masyarakat dapat lebih mudah untuk bepergian tanpa harus tergantung pada kendaraan pribadi, sehingga mengurangi kemacetan dan polusi udara.

Pengembangan transportasi massal seperti bus dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan, kesehatan, dan keterjangkauan bagi masyarakat.

Lebih lanjut Manalu menjelaskan bahwa pengembangan transportasi masal akan memberikan dampak positif, baik dari segi efisiensi waktu maupun biaya.

“Dengan tarif yang lebih murah, diharapkan lebih banyak warga yang beralih menggunakan angkutan umum, sehingga bisa mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalanan dan mengurangi kemacetan,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan agar bus yang digunakan ramah lingkungan, seperti bus listrik atau bus dengan emisi rendah, untuk mendukung program pembangunan kota yang berkelanjutan.

Dalam pengembangan sistem transportasi masal ini, pemerintah kota Samarinda akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, untuk memastikan bahwa angkutan umum yang disediakan berkualitas dan dapat diandalkan.

Selain itu, rencana ini juga akan melibatkan perencanaan rute dan jadwal yang tepat agar masyarakat dapat merasakan manfaat maksimal dari sistem transportasi massal yang baru.

Dengan adanya langkah ini, diharapkan Samarinda dapat menjadi kota yang lebih ramah transportasi umum, di mana masyarakat dapat bepergian dengan lebih nyaman, sehat, dan murah.

Pengembangan transportasi masal di Samarinda bukan hanya tentang meningkatkan mobilitas, tetapi juga tentang menciptakan kota yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Rencana Trayek Transportasi Publik di Samarinda

Sejak tahun lalu pada Kamis (18/7/2024), Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu juga telah membahas trayek angkutan massal yang aksesibel dan nyaman di Kota Tepian lewat Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Swiss-Belhotel Samarinda.

FGD ini dihadiri oleh internal Dishub dan perwakilan kecamatan, dimana pembahasan mengenai trayek angkutan massal ini awalnya akan diterapkan lewat tujuh trayek yang disusun.

Pada tahap pertama, akan diberlakukan sebanyak dua trayek utama dan dua trayek feeder.

Ilustrasi usulan rute trayek bus kota samarinda | KaltimPost/HO

Dalam keterangannya, (18/7/2024) Manalu menjelaskan bahwa sistem transportasi publik yang tengah dikaji yakni konsep “by the service”, dimana Pemkot menyewa operator swasta untuk mengoperasikan bus. Di samping itu, skema investasi dengan membeli dan pengelola sendiri pun juga dipertimbangkan.

“Termasuk jenis moda-nya yakni bus listrik untuk mengurangi emisi gas buang. Namun karena kontur samarinda pada sebagian wilayah berbukit, dimungkinkan kolaborasi dengan bus konvensional berbahan bakar BBM,” ucapnya.

TERPOPULER

TERKINI