Minggu, Juni 7, 2026
No menu items!

Korlantas Polri Sebut 70 Persen Kendaraan telah Kembali ke Jabodetabek

Purwakarta, Satu Indonesia – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkap bahwa dalam arus balik lebaran IdulFitri 1446 Hijriah sebanyak 65% hingga 70% kendaraan telah kembali ke Jabodetabek.

Dari pantauan hingga Senin (7/4/2025), rata-rata kendaraan yang masuk melalui empat gerbang tol sekitar 5.000 hingga 7.000-an kendaraan.

Dalam keterangannya pada Senin (7/4/2025), Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso mengatakan secara akumulatif total kendaraan yang telah kembali ke arah Jabodetabek telah mencapai 70%.

“Sehingga tadi sampai dengan jam 18.00 itu (kendaraan) hampir sudah mencapai 65 sampai 70% sudah kembali lagi ke Jabodetabek,” kata Dirgakkum Korlantas Polri usai meninjau pergerakan arus lalu lintas di KM 70, Jawa Barat.

Slamet lebih lanjut menegaskan, gelombang arus balik yang dimulai sejak tanggal 6 April 2025 ini dimonitor secara baik oleh Polri. Monitoring terkait bangkitan-bangkitan kendaraan yang berasal dari arah Kalikangkung, Pejagan, Palimanan, Cipularang, dan Cileunyi juga dilakukan.

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso usai meninjau pergerakan arus lalu lintas di KM 70, Purwakarta, Jabar, Senin (7/4/2025) | Divisi Humas Polri/HO.

“Tetap kita monitor terus, termasuk juga bangkitan dari Cipularang, Cileunyi itu masih terkendali. Jadi rata-rata hampir sekitar tinggal 1.500 sampai 2.000-an. Jadi ini masih bisa di Cikatama itu kalau kita hitung dari Kalikangkung itu sekitar 4-5 jam, nanti sampai itu masih bisa menampung di jalur Cikatama ini yang tadi siang kita sudah kurangi dari contraflow 2 lajur kita kurangi jadi 1 lajur,” tegasnya.

Menurutnya, pelaksanaan mudik tahun ini cukup berhasil dengan turunnya angka kecelakaan. Hal itu dinilai berkat sinergitas antar stakeholder, kesadaran masyarakat tentang keselamatan, serta evaluasi pelaksanaan mudik tahun lalu yang dilakukan Korlantas Polri sehingga menghasilkan skema rekayasa lalu lintas baru seperti one way lokal.

Korlantas Polri mencatat, angka kecelakaan dalam pelaksanaan mudik tahun ini menurun sebanyak 27% hingga 30% jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Pencapaian ini diklaimnya atas sinergitas dengan berbagai pihak, “Karena kita menyadari bahwa memang untuk dengan pola-pola baru itu hasil dari evaluasi lebaran tahun lalu kemudian evaluasi Nataru kemarin sehingga kita elaborasikan pada lebaran tahun ini dan Alhamdulillah sudah ada pola-pola baru, salah satunya adalah dengan pada saat pelaksanaan rekayasa lalu lintas kita bukan hanya mengalihkan arus lalu lintas Tapi juga kita menggunakan contraflow dan yang baru tahun ini dilakukan adalah dengan one way lokal,” tandasnya.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI