Jumat, April 24, 2026
No menu items!

Study Visit 2025 MTs. Al-Azhar Samarinda Wujudkan Generasi Rabbani Berliterasi, Berwawasan Sains, serta Berkearifan Lokal

Samarinda, Satu Indonesia – Pada Rabu, 19 Februari 2025, MTs. Al-Azhar Samarinda melaksanakan Program “Study Visit” bagi seluruh siswa-siswi yang duduk di kelas 7.

Program Study Visit sendiri telah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun tanpa dipungut biaya atau gratis untuk jenjang kelas 7, 8 dan kelas 9. Program Study Visit dilaksanakan sebagai wujud pengalaman belajar langsung yang meningkatkan pemahaman pembelajaran.

Program Study Visit kali ini dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Kesuma Bangsa Samarinda dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Samarinda.

Dengan mengusung tema “Terwujudnya Generasi Rabbani yang Berliterasi, Berwawasan Sains, serta Berkearifan Lokal,” kegiatan Kunjungan Belajar kali ini diikuti oleh sekitar 118 siswa-siswi kelas 7 yang didampingi oleh 6 guru bidang studi.

Seluruh siswa-siswi Kelas 7 MTs. Al-Azhar Samarinda dalam Study Visit 2025 di Taman Makam Pahlawan Kesuma Bangsa Samarinda, Rabu (19/2/2025) | Dok. MTs. Al-Azhar Samarinda

Kegiatan Study Visit yang merupakan jenis pembelajaran Outing Class kali ini juga didampingi oleh 6 guru bidang studi yakni bidang study Bahasa Indonesia, IPS, PKn, Al-Qur’an Hadits dan Fiqih.

Sejak Rabu pagi para guru dan siswa-siswi kelas 7 sudah sibuk mempersiapkan keberangkatan menuju Lokasi kegiatan Study Visit. Dari lokasi sekolah MTs. Al-Azhar di Jalan M. Said RT. 12 Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda, seluruh rombongan tak lupa memulai keberangkatan dengan memanjatkan do’a bersama demi kelancaran kegiatan Outing Class ini.

Tujuan pertama Study Visit ialah Taman Makam Pahlawan Kesuma Bangsa Samarinda yang berlokasi di Jalan Kesuma Bangsa 1, Samarinda. Di Taman Makam Pahlawan ini terdapat makam para pahlawan yang telah gugur dalam pertempuran demi meraih kemerdekaan bangsa Indonesia. Taman Makam Pahlawan ini merupakan destinasi wisata sejarah yang populer di Kota Samarinda.

Taman Makam Pahlawan adalah manifestasi dari penghargaan terhadap para para pahlawan yang memberikan dharma-bhaktinya yang sangat besar bagi bangsa dan tanah air. Dilingkungi suasana yang damai dan tenang, menjadi perlambang dari kedamaian dan ketenangan arwah para pahlawan kita.

Agenda kegiatan para siswa-siswi beserta para guru disini ialah membaca surah Yasin, Dzikir Bersama dan melakukan tabur bunga.

Kepala Madrasah Muhlisin, SHI.,M.Pd bersama pihak pengelola Taman Makam Pahlawan Kesuma Bangsa Samarinda, Rabu (19/2/2025) | Dok. MTs. Al-Azhar Samarinda

Sayyid Muhammad Habil Hadid Al Ba’Bud Charbasyan, S.Pd. selaku ketua rombongan pada Rabu (19/2/2025) mengatakan, “Siswa-siswi kami berikan tugas untuk menulis nama-nama pahlawan yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, sekaligus peranannya dalam bidang kemerdekaan. Ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa patriotisme sekaligus sebagai pengingat dalam mengenang jasa-jasa para pahlawan kita. Terlebih saat ini kita masih berada dalam bulan Sya’ban, dimana masyarakat antusias dalam melaksanan ziarah kubur keluarga.”

Saat diterima oleh pihak pengelola Taman Makam Pahlawan Kesuma Bangsa Samarinda, siswa-siswi diberikan arahan sekaligus penjelasan mengenai riwayat Taman Makam Pahlawan beserta tokoh-tokoh pahlawan yang dimakamkan disana. Siswa-siswi sangat antusias dalam kunjungan tersebut.

Siswa-siswi beserta para guru mengunjungi makam para pahlawan | Dok. MTs. Al-Azhar Samarinda

Dengan selesainya melakukan kegiatan Tabur Bunga Bersama, maka berakhirlah agenda kegiatan di Taman Makam Pahlawan Samarinda. Selanjutnya seluruh rombongan menuju tempat kegiatan yang kedua yakni berkunjung ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Samarinda yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda No.4, Air Hitam, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Samarinda, atau yang lebih dikenal dengan nama Perpustakaan Daerah Kota Samarinda, memiliki kurang lebih 1000 koleksi buku, 1.800 anggota perpustakaan, dan juga disana terdapat 4.500 data kearsipan.

Setelah rombongan tiba di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Samarinda, siswa-siswi langsung dikumpulkan di gedung aula. Disana mereka diberikan arahan sekaligus melihat video sejarah pembangunan Perpustakaan Daerah Kota Samarinda.

Beberapa guru MTs. Al-Azhar Samarinda bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Samarinda, Rabu (19/2/2025) | Dok. MTs. Al-Azhar Samarinda

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Muhlisin, SHI.,M.Pd. menyampaikan, “MTs. Al-Azhar mempunyai Program Literasi untuk meningkatkan minat baca para siswa-siswi, terlebih saat ini banyak fasilitas pendukung dalam dunia literasi. Salah satunya perpustakaan digital yang bisa diakses setiap saat tanpa harus ke perpustakaan konvensional. Akan tetapi keberadaan perpustakaan tetap harus dimunculkan, karena jendela ilmu pengetahuan letaknya pada buku dan perpustakaan tetap harus eksis dikunjungi.”

Kegiatan siswa-siswi saat berada Perpustakaan Daerah Kota Samarinda | Dok. MTs. Al-Azhar Samarinda

“Harapannya adalah literasi di MTs. Al-Azhar tidak hanya pada gemar membaca saja, akan tetapi siswa-siswi harus memiliki jiwa menulis. Artinya literasi tidak hanya peningkatan minat baca, tetapi juga peningkatan minat menulis,” lanjut Muhlisin.

Buku ’Introvert Punya Cerita’, dimana didalamnya terdapat cerpen karya siswi MTs. Al-Azhar Samarinda, Naura Nadhifa Fairoedin.

Muhlisin juga menambahkan jika MTs. Al-Azhar pernah mengikuti Lomba Cerpen Skala Nasional pada tahun 2024 yang hasil karyanya diterbitkan atau sudah dibukukan. Siswi berprestasi yang dimaksud ialah Naura Nadhifa Fairoedin. Kepala Madrasah tersebut juga berharap hal itu akan memotivasi siswa-siswi lain untuk mendalami minat membaca dan menulis yang memiliki begitu banyak manfaat bagi para pelajar.

TERPOPULER

TERKINI

BI Kaltim Luncurkan Program Kebanksentralan, Gandeng 6 Perguruan Tinggi

Samarinda, Satu Indonesia – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Timur resmi meluncurkan Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan pada Kamis (23/04/2026).Inisiatif ini menjadi wujud...