Yerusalem, Satu Indonesia – Kabinet Keamanan dan Politik Israel pada Jum’at (17/1/2025) menyetujui perjanjian pertukaran tahanan dan gencatan senjata di Gaza.
Dilansir dari Anadolu Agency pada Minggu (19/1/2025), Kabinet Keamanan tersebut terdiri dari 11 menteri.
Kendati demikian, menurut laporan Radio Angkatan Darat Israel terdapat tiga menteri menolak kesepakatan dengan Hamas.
Tiga menteri yang memberikan suara menentang perjanjian tersebut diantaranya yaitu, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, dan Menteri Kerjasama Regional David Amsalem, anggota Partai Likud.
Rencananya, kesepakatan dengan Hamas akan diserahkan kepada Kabinet pada hari Jum’at nanti, dengan harapan akan mendapat persetujuan.
Menurut pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, “Setelah mengevaluasi semua aspek politik, keamanan, dan kemanusiaan, dan menyadari bahwa kesepakatan yang diusulkan sejalan dengan tujuan perang, Komite Menteri untuk Urusan Keamanan Nasional (Kabinet Politik-Keamanan) telah merekomendasikan agar pemerintah menyetujui rencana yang diusulkan,”
“Kabinet diperkirakan akan bertemu hari ini,” sebut pernyataan itu.
Redaksi

