Pontianak, Satu Indonesia – Komisi V DPR RI meninjau langsung kondisi infrastruktur strategis dan masalah banjir yang kerap melanda wilayah sekitar sungai Ambawang, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Jum’at (6/12/2024).
Dalam tinjauan langsung ke lokasi, Lasarus dan rombongan meninjau lima desa terdampak banjir di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Desa-desa yang terdampak, seperti di Teluk Bakung, Lingga, Panca Roba, dan Korek, mengalami banjir berkepanjangan akibat penyempitan alur Sungai Ambawang.
“Hampir 70% permukaan sungai tertutup gulma, sehingga aliran air terhambat. Alat berat sudah dikerahkan bersama dengan Dirjen Sumber Daya Air, dan kami akan memastikan penanganannya segera dilakukan,” jelas Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, dalam keterangannya, dikutip Selasa (10/12/2024).
Menurutnya, banjir di Sungai Ambawang dan Galang berpotensi memutus akses di ruas jalan nasional Lintas Kalimantan yang menjadi urat nadi perekonomian Kalimantan Barat. Lasarus menegaskan, dua opsi sedang dikaji untuk mengatasi masalah ini yaitu normalisasi alur sungai atau peninggian permukaan jalan.
“Jika setelah normalisasi sungai, banjir tetap tidak surut, maka jalan nasional ini harus dinaikkan untuk memastikan akses masyarakat dan barang tidak terganggu,” jelasnya.
Redaksi

