Jakarta, Satu Indonesia – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan anggaran program makan bergizi gratis bagi anak-anak dan ibu hamil ditetapkan senilai Rp10.000 per anak/ibu hamil untuk setiap harinya.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menyampaikan keterangan pers terkait ketentuan upah minimum didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Tenaga Kerja Yassierli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jum’at (29/11/2024) sore.
“Kalau kita rinci program makan bergizi ini nanti rata-rata minimumnya, atau rata-rata kita ingin memberi indeks per anak, per ibu hamil itu Rp10.000 per hari kurang lebih,” kata Prabowo, dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Minggu (1/12/2024).
Kepala Negara menuturkan program makan bergizi gratis itu termasuk sebagai tambahan bagi kesejahteraan buruh, karena buruh juga memiliki keluarga dan anak.
“Kesejahteraan buruh adalah sesuatu yang sangat penting dan akan terus diperjuangkan pemerintah,” tambahnya.
Prabowo menerangkan, pemerintah ingin mengalokasikan besaran anggaran makan bergizi gratis Rp15.000 per anak/ibu hamil per hari, namun kondisi anggaran yang memungkinkan saat ini adalah Rp10.000.
“Kita hitung untuk daerah-daerah (Rp10.000) itu cukup bermutu dan bergizi,” imbuh Prabowo.
Sementara itu dari anggaran yang ditetapkan tersebut, sebuah keluarga bisa saja memperoleh alokasi anggaran rata-rata sebesar Rp30.000 per hari, karena dalam satu keluarga ada yang memiliki tiga sampai empat anak.
“Kalau rata-rata keluarga golongan yang berada dalam keadaan katakanlah di desil-desil bawah itu kita perkirakan anaknya rata-rata 3 sampai 4. Berarti tiap keluarga bisa menerima minimal rata-rata bisa Rp30.000 per hari. Ini kalau satu bulan bisa Rp2,7 juta,” terang Mantan Menhan ke-26 ini.
Ia mengatakan apabila ditambah dengan bantuan-bantuan sosial dan perlindungan sosial lainnya, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan lain, maka upaya pemerintah untuk mengamankan semua lapisan masyarakat di antaranya kelompok buruh, sudah sangat maksimal pada saat ini.
“Tentunya kita akan perbaiki di saat-saat mendatang,” tandasnya.
Redaksi

