satuindonesia.co.id, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana menegaskan bahwa penanganan banjir disertai tanah longsor yang melanda belasan kelurahan di Balikpapan, Kalimantan Timur dipastikan dapat cepat teratasi demi meringankan beban warga yang terdampak.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta pada Minggu (11/8/2024) mengatakan untuk itu tim gabungan langsung dikerahkan ke lokasi banjir beberapa saat setelah laporan bencana diterima pada Sabtu (10/8/2024) pagi dan membawa alat berat.
“Tim gabungan yang terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Kantor SAR, Dinas PUPR, dan relawan di Balikpapan saat ini masih melakukan penanganan darurat dampak banjir di bawah asesmen dari pimpinan BNPB dan kepala daerah setempat,” ujar Abdul Muhari, dilansir Antara.
Dia mengungkapkan banjir sebelumnya tinggi air mencapai lebih 2 meter, namun saat ini sudah surut hingga 20-50 centimeter.
“Kondisi warga terdampak jadi prioritas,” tambah dia.
Pusdalops BNPB mencatat banjir melanda 15 kelurahan dalam wilayah administrasi kecamatan Balikpapan Utara, Barat, Kota, Timur, Selatan, dan Tengah. Banjir terjadi setelah diguyur hujan berintensitas sedang dalam durasi yang panjang pada Jumat malam – Sabtu pagi kemarin.
Sementara untuk tanah longsor dilaporkan terjadi di empat kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan antara lain Balikpapan Kota, Tengah, dan Selatan, hingga mengakibatkan sejumlah rumah, drainase dan jalan rusak tertimbun.
Satu orang dilaporkan mengalami patah kaki akibat bencana ini dan sedang dalam perawatan medis.
Namun menurut dia, data secara menyeluruh terkait korban dan dampak kerusakan infrastruktur masih dalam pendataan tim gabungan di lapangan.
“Yang jelas, akses komunikasi publik masih berjalan lancar memudahkan penanganan darurat,” tandasnya.
Redaksi

