Senin, Juni 22, 2026
No menu items!

Hingga Juni, DJP Kaltimtara Proyeksikan Penerimaan Pajak Tahun 2024 Tembus Rp16,48 Triliun

satuindonesia.co.id, Balikpapan – Seluruh perwakilan unit vertikal Kementerian Keuangan di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara kembali menggelar rapat koordinasi gabungan dalam kegiatan Rapat Asset Liability Committee (ALCo) Regional Kalimantan Timur dan Utara tingkat Pimpinan yang digelar secara daring.

Kantor Wilayah DJP Kalimantan Timur dan Utara melalui Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Teddy Heriyanto di Samarinda Senin (22/7/2024) menjelaskan bahwa agenda rapat kali ini adalah untuk membahas perkembangan APBN.

Yakni, “Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Utara dari bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2024,” ujar Teddy.

Dari sisi penerimaan pajak, Matheus Setiyono menyampaikan kinerja di wilayah Kalimantan
Timur dan Kalimantan Utara hingga 30 Juni 2024. Tahun ini, Kanwil DJP Kalimantan Timur dan Utara mengemban amanah target penerimaan pajak sebesar Rp45,98 triliun.

“Nilai target tersebut ditopang dari penerimaan beberapa jenis pajak, seperti Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan pajak lainnya,” jelas Matheus.

Sejauh ini, lanjut dia, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp16,48 triliun dengan capaian 35,84% dari target.

“Capaian ini menunjukkan pertumbuhan negatif sebesar 18,00% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023,” tambahnya.

Dari capaian tersebut, lanjut dia menambahkan penerimaan PPh Non Migas memberikan kontribusi yang dominan dengan nilai Rp9,42 triliun atau 34,52% dari target.

“Penerimaan PPh Non Migas mengalami pertumbuhan negatif sebesar 31,88% dibandingan dengan periode yang sama pada tahun 2023,” sambungnya.

Sedangkan penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan menunjukkan pertumbuhan
yang meyakinkan yaitu sebesar 117,41% dibandingan tahun 2023 lalu.

Penerimaan PBB menunjukkan angka sebesar Rp945,9 miliar dengan capaian sebesar 27,99% dari target.

Sementara itu, dari penerimaan PPN dan PPnBM, tercatat capaian sebesar Rp6,03 triliun atau 39,81% dari target dengan pertumbuhan negatif sebesar 4,64%.

Berbeda dengan Pajak Lainnya, “Penerimaan dari jenis pajak ini mengalami pertumbuhan positif sebesar 12,88% dibanding dengan tahun 2023,” terangnya.

Sedangkan untuk capaian penerimaannya sendiri tercatat pada angka Rp87,55 miliar. Angka penerimaan pajak yang disampaikan merupakan hasil kinerja hingga bulan Juni tahun.

“Pada Bulan Juni 2024, Kanwil DJP Kaltimtara memproyeksikan penerimaan sebesar
Rp3,66 triliun,” tegas Matheus.

Seluruh unit vertikal di bawah Kementerian Keuangan bergerak bersama dalam satu
koordinasi ‘Kemenkeu Satu’ untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi pemangku
kepentingan dan menjaga perekonomian Indonesia.

Pertemuan bersama ini menjadi salah
satu upaya tiap unit vertikal untuk saling memberikan dukungan bagi hasil kerja masing-
masing.

(MH/HL)

TERPOPULER

TERKINI

Filipina Siap Jajaki Pasar Kosmetik Halal Indonesia

Manila, Satu Indonesia – Geliat pasar kosmetik halal Indonesia menarik perhatian negara tetangga, Filipina. LPPOM mengungkapkan, Filipina mulai serius menggarap industri halal dan membidik...