Rabu, April 22, 2026
No menu items!

Warga Keluhkan Pekerja Lawan Arus Jalan dan Singgung Kontribusi Pertamina di Jumat Curhat Polda Kaltim

Satuindonesia.co.id, Balikpapan-Dalam rangka memberikan wadah kepada masyarakat untuk berdiskusi, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar sebuah dialog Jumat Curhat yang bertempat di Gedung Banua Patra Balikpapan, Jumat (07/6/24).

Kegiatan tersebut dihadiri dari perwakilan tiap-tiap satuan kerja Polda Kaltim, manajemen PT. Kilang Pertamina Balikpapan, para Lurah, serta ketua RT dari beberapa kelurahan di Balikpapan.

Salah seorang warga menyampaikan keluh kesahnya saat Jumat Curhat yang digelar Polda Kaltim.

Dalam diskusi Jumat Curhat kali ini mengambil tema “Menjaga Kamtibmas dan Budayakan Tertib Lalu Lintas di Sekitar Area Kilang”, dengan mengangkat beberapa permasalahan yang ada di sekitar kilang.

Dalam kesempatan ini, Nasarudin Asgar warga RT.23 Karang Jati mengeluhkan banyaknya pekerja yang melawan arus lalu lintas di Karang Anyar.

Berikutnya, Masnun Nhung warga RT. 14 Karang Jati yang mengusulkan untuk merelokasi Kelurahan Karang Jati, serta Juari warga RT 19 Mekar Sari menyoroti minimnya kontribusi Pertamina terhadap lingkungan.

Menanggapi beberapa keluhan tersebut, AKBP Fauzi dari Ditpamobvit Polda Kaltim menyatakan akan menugaskan personel dari satuan Samapta dan Lantas untuk memberikan penyuluhan dan pengamanan di area tersebut.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Artanto, mengatakan bahwa program Jumat Curhat ini sebagai sarana komunikasi efektif antara Polri dan masyarakat serta untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat Kaltim.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengar, dan bertindak sesuai dengan kebutuhan dan harapan dari masyarakat,” kata Artanto.

“Program Jum’at Curhat ini adalah salah satu wujud nyata dari komitmen kami untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat Kaltim dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

(MJ)

TERPOPULER

TERKINI