satuindonesia.co.id, Balikpapan – Pawai Karnaval Budaya Nusantara diikuti sebanyak 98 Kota peserta rakenas. Kegiatan ini berlangsung meriah dan disaksikan ribuan warga Kota Balikpapan.
Gelaran pawai ini, mengakhiri pelaksanaan Rakenas APEKSI Ke 17 dan HUT Ke 24 APEKSI di Kota Balikpapan.
Karnaval ini, diawali dengan berjalan kaki mulai dari Taman Tiga Generasi menuju Jalan Ruhui Rahayu dimana disepanjang jalan sudah banyak warga yang memadati Lokasi untuk menyaksikan karnaval tersebut.
Lalu, para peserta melakukan aksi tari tarian di Halaman BSCC Dome Balikpapan sebagai titik akhir, dimana setiap peserta diberikan waktu selama 3 menit untuk tampil.
Ajang ini turut dilombakan, namun Kota Balikpapan sebagai tuan rumah yang hadir sebagai peserta karnaval tidak diikut sertakan dalam lomba untuk menjaga fairfay dalam penilaian lomba.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua Dewan Pengurus APEKSI yang juga Walikota Surabaya Eri Cahyadi, ST,MT, Direktur Eksekutif APEKSI Alwi Rustam, Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud, SE,ME dan juga Walikota Surakarta yang juga Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka dan seluruh walikota peserta APEKSI.
Selain itu, juga nampak hadir, Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh, Ketua Pengadilan Negeri Balikpapan Ibrahim Palino, Kajari Balikpapan Slamet Riyanto, Sekda Kota Balikpapan Muhaimin serta tamu undangan lainnya.
“Melalui kegiatan ini, kita berkesempatan menampilkan dan menyaksikan bersama betapa kayanya kita terhadap kesenian dan budaya tradisional yang dikemas secara kreatif,” ujar Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas’ud, SE, ME dalam sambutannya, Rabu (5/6/2024).
Rahmat mengatakan, tema yang diusung dalam pawai karnaval budaya kali ini adalah merajut keberagaman budaya mendukung IKN, ini artinya APEKSI secara solid mendukung pembangunan IKN Nusantara yang ditunjukkan melalui suasana sukacita dan kemeriahan karnaval berbagai kota.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada 65 delegasi dan perwakilan setiap kota yang sudah mempersiapkan diri untuk ambil bagian dalam perhelatan karnaval budaya di Jalan Ruhui Rahayu,” ucapnya.
Rahmad Mas’ud menjelaskan, Jalan Ruhui Rahayu sehari-harinya merupakan salah satu kawasan penting di Kota Balikpapan, karena selain adanya Gedung Dome BSCC, di jalan ini pula terletak cukup banyak gedung kantor instansi pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan karnaval budaya ini berjalan dengan baik dan tertib, memberikan hiburan bagi kita semua, meningkatkan rasa syukur sebagai bangsa besar dan sarat nilai keanekaragaman, serta ikut mendorong usaha dan ekonomi kecil masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi mengucapkan rasa syukurnya dalam rangkaian Rakernas APEKSI ke XVII dan peringatan HUT APEKSI ke 24 ini bisa dihadiri seluruh Walikota dan Pj Walikota se-Indonesia termasuk mengikuti karnaval budaya.
“Karnaval budaya ini mengingatkan kita bahwa Indonesia banyak dari berbagai budaya, kesenian dan pakaian adat yang menunjukkan kita berbeda maka ada satu kekuatan besar, satu kekeluargaan yang luar biasa,” ujarnya.
Eri menambahkan, kegiatan ini mempersatukan anak bangsa dalam keberagaman Indonesia, dimana ketika berbeda dari pakaian, berbeda kesenian, tetapi tetap dalam bingkai NKRI.
“Maka satu tujuan kita memberikan terbaik bagi masyarakat yang ada di tempat kita masing-masing Negara Indonesia tercinta ini,” sebutnya.
Eri menuturkan, semoga karnaval malam ini kita akan bisa melihat banyak dari seluruh kota ikut hadir yang bersemangat.
“Ini akan membawa berkah bagi kita semuanya dan Kota Balikpapan, yang mana semua walikota menginjakkan kakinya di IKN pertama kali kerajaan (Kutai Kertanegera) berdiri di Indonesia,” tukasnya
Walk Kota Surabaya di kesempatan itu mendoakan kehadiran tanah IKN di Kaltim dapat memberikan berkah bagi seluruh walikota yang hadir pada APEKSI ke XVII dan HUT APEKSI ke 24.
“Dengan ucapan Bismillahirohmanirahim, karnaval budaya nusantara pada malam hari ini saya nyatakan resmi dibuka,” tandasnya.
(MH/HL)

