Sabtu, November 7, 2026
No menu items!

FIFA Matchday di Timur Tengah Beresiko, Timnas Indonesia Gelar Puslat di Bali

Bali, Satu Indonesia – Menyusul penundaan Piala Asia 2027 dan mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah. Timnas Indonesia akhirnya memilih untuk mengalihkan fokus kegiatan pada periode FIFA Matchday November ke program pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia di Bali.

Pemusatan latihan yang dilaksanakan selama tujuh hari ini agar persiapan Timnas Indonesia tetap berjalan secara optimal.

Pemusatan latihan ini menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030, dengan fokus pada penguatan kedalaman skuad, peningkatan kualitas permainan, serta pembangunan fondasi tim yang semakin solid.

Kepala Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjelaskan bahwa periode FIFA Matchday November tetap akan dimanfaatkan untuk melanjutkan proses persiapan tim.

“Menyusul penundaan Piala Asia AFC serta mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan tersebut. Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November untuk menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali,” ujar John Herdman, dilansir dari PSSI, Jum’at (6/11/2026).

Ia juga menyebut, agar fokus pada penguatan kedalaman skuad dan melanjutkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia

Dimana program pemusatan latihan ini akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Selain memberikan kesempatan untuk mengevaluasi kemampuan para pemain, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperdalam pemahaman mengenai cara bermain tim, membangun kekompakan antarpemain, serta meningkatkan kesiapan tim secara keseluruhan.

“Kami akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi potensi mereka, memperdalam pemahaman taktik, serta memperkuat kerja sama antarpemain dalam tim nasional,” tambahnya.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI