Samarinda, Satu Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda memprakirakan akan mengalami curah hujan kategori rendah pada periode 11-20 September 2026 di sebagian besar wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).
Dalam keterangan resmi pada Jum’at (11/9/2026), Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, mengungkapkan bahwa secara umum wilayah Kaltim diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah yaitu dengan kisaran 0-50 milimeter (mm) dan peluang hujan lebih dari 90 persen.
“Secara deterministik, curah hujan pada Dasarian II September 2026 menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Provinsi Kalimantan Timur diprediksi akan mengalami curah hujan kategori rendah, yakni 0-20 mm,” jelas Riza, di Samarinda.
Sifat hujan pada Dasarian II September 2026, sebut dia, menunjukkan seluruh wilayah Kaltim diprediksi didominasi sifat hujan kategori bawah normal.
Kondisi Hari Tanpa Hujan (HTH) beragam di Kaltim
Di wilayah Kaltim, Kondisi Hari Tanpa Hujan (HTH) juga terjadi cukup beragam. Umumnya, wilayah Kaltim mengalami HTH dengan kategori sangat panjang, yakni 31-60 hari. Namun, sebagian wilayah lainnya telah memasuki kategori sangat pendek dengan durasi 1-5 hari.
Untuk durasi HTH terpanjang tercatat di Kabupaten Paser, tepatnya di wilayah Batu Enggau, yang mengalami Hari Tanpa Hujan selama 49 hari berturut-turut.
Redaksi

