PENAJAM PASER UTARA — Polres Penajam Paser Utara (PPU) menerima kunjungan Sekretaris jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten PPU bersama perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam rangka membahas persiapan pembangunan kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang direncanakan mulai dilaksanakan pada Tahun 2026 di kabupaten Penajam Paser Utara.
Pertemuan yang berlangsung di Lounge Presisi Polres PPU tersebut dihadiri Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU, Kasat Polairud Polres PPU AKP Abiyantoro, S.E., Sekretaris DKP kabupaten PPU Rusli, serta Heru Wahyudi yang mewakili kementerian kelautan dan perikanan sebagai penata kelola kelautan dan perikanan pada Direktorat PSDI.
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus menyamakan langkah dalam menyiapkan pembangunan kampung Nelayan Merah Putih di dua wilayah usulan pemerintah Kabupaten PPU, yakni kelurahan Tanjung Tengah dan Kelurahan Nenang.
Program tersebut disiapkan sebagai upaya menigkatkan taraf kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Konsep yang diterapkan mengacu pada ekonomi biru, yaitu pengelola sumber daya kelautan yang mampu menigkatkan produktivitas tanpa mengesampingkan keberlanjutan lingkungan dan kelestarian ekosistem laut.
Selain pengembangan sektor produksi,pembenahan sistem pemasaran hasil perikanan juga menjadi salah satu fokus utama dalam program ini. Dengan akses pasar yang lebih luas, hasil tangkapan nelayan diharapkan memiliki nilai jual yang lebih baik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap perantara.
Rencana rencana tersebut, pemerintah juga akan melengkapi kawasan kampung Nelayan Merah Putih dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti dermaga kecil, Tempat pelelangan Ikan (TPI), rumah produksi, pabrik es, hingga fasilitas penyimpanan dingin (cold storage).
Keberadaan sarana tersebut diharapkan dapat memperlancar proses produksi dan distribusi hasil perikanan, mulai dari pendaratan Ikan, pengolahan, penyimpanan hingga pemasaran kepada konsumen.
Seluruh fasilitas itu nantinya akan dibangun oleh pemerintah pusat. Setelah proses pembangunan selesai, aset tersebut direncanakan diserahkan kepada Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) agar dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan para nelayan.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program kampung Nelayan Merah Putih sebagai salah satu langkah dalam menigkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Ia menilai kerjasama dan koordinasi yang baik antarlembaga menjadi faktor penting agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Polres PPU siap mendukung sinergi lintas sektor dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat nelayan, dengan tetap menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan pesisir,” ujar Kapolres PPU.
Sebagai bentuk penghargaan sekaligus mempererat hubungan kelembagaan, Kapolres PPU turut menyerahkan cendra mata kepada perwakilan Kementrian kelautan dan perikanan.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama di halaman depan Lobby Presisi Polres PPU. Seluruh rangkaian acara berlagsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Polres PPU menegaskan komitmennya untuk terus membangun koordinasi dan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, kementerian, maupun para pemangku kepentingan lainnya guna mendukung berbagai program pembangunan yang memberikan berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat kabupaten Penajam Paser Utara.
(MH/Kurnia Rahmadani)

