Jumat, Agustus 14, 2026
No menu items!

Dari Bumi Perkemahan hingga Ketahanan Pangan, Ini Arah Baru Pramuka Balikpapan

BALIKPAPAN — Gerakan Pramuka di Kota Balikpapan mendapat dukungan baru dari pemerintah daerah. Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan lahan seluas 25 hektare di Kilometer 13, Balikpapan Utara, yang akan dioptimalkan sebagai bumi perkemahan sekaligus ruang pembinaan bagi anggota Pramuka.

Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 di Halaman Balai Kota Balikpapan, Jumat (14/8/2026). Ia menyebut penyediaan fasilitas menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat kegiatan kepramukaan di Balikpapan.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh Gerakan Pramuka melalui penyediaan fasilitas. Anggota Pramuka diminta memaksimalkan pemanfaatan lahan bumi perkemahan baru seluas 25 hektare di Kilometer 13 Balikpapan Utara,” kata Rahmad dalam amanatnya.

Lahan tersebut nantinya tidak hanya digunakan untuk kegiatan perkemahan. Kawasan itu dapat dikembangkan sebagai tempat pelatihan kepemimpinan, keterampilan alam, serta berbagai aktivitas yang mendorong anggota Pramuka menjadi lebih mandiri, tangguh, dan kreatif.

Namun, penguatan Pramuka tidak berhenti pada penyediaan fasilitas. Rahmad juga mendorong organisasi tersebut untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui transformasi menjadi organisasi yang lebih modern, profesional, dan tertata dengan memanfaatkan teknologi.

Di sisi lain, Pramuka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan. Arah tersebut sejalan dengan tema Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional 2026, “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

“Pramuka harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan membentuk karakter generasi muda yang tangguh,” ujar Rahmad. Menurutnya, peran tersebut semakin penting karena generasi muda menghadapi tantangan yang kompleks, mulai dari perubahan iklim, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan, hingga persoalan narkotika, perundungan, kekerasan, penyebaran hoaks, dan perjudian daring.

Karena itu, nilai-nilai kepramukaan seperti Tri Satya dan Dasa Darma dinilai tetap relevan sebagai landasan dalam membangun karakter, etika, semangat gotong royong, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Pada peringatan tersebut, Rahmad juga menyematkan Lencana Pengabdian Gerakan Pramuka kepada sejumlah pejabat dan tokoh sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka terhadap perkembangan Gerakan Pramuka. Penerima lencana di antaranya Wakil Wali Kota Balikpapan Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Timur H. Muhaimin, S.T., M.T., serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Irfan Taufik, S.Ag., M.Si., bersama sejumlah pembina Pramuka se-Kota Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyematkan Lencana Pengabdian Gerakan Pramuka kepada sejumlah pejabat dan tokoh pada upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 di Halaman Balai Kota Balikpapan, Jumat (14/8/2026).

Melalui penyediaan lahan dan penguatan peran organisasi, Pemkot Balikpapan berharap Pramuka tidak sekadar menjadi wadah kegiatan kepemudaan, tetapi mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar, berinovasi, membangun kemandirian, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

TERPOPULER

TERKINI

Kasus Penumpang Kapal yang Lompat di Pelabuhan Semayang Brimob Berikan Respon Cepat

Balikpapan, Satu Indonesia – Melalui Batalyon A Pelopor, Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam merespon kejadian darurat.Tim Piket Respon Bencana Batalyon...