Senin, Juli 13, 2026
No menu items!

PLN Salurkan Alat Pertanian Berbasis Listrik untuk Petani di Kutim, Dorong Efisiensi Produksi

Satu Indonesia, Kutai Timur – Kelompok tani di Desa Margomulyo, Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, kini memiliki sejumlah peralatan pertanian berbasis listrik yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses budidaya hingga pengolahan hasil panen.

Bantuan tersebut disalurkan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 2 (UPP KLT 2) dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Rabu (8/7/2026).

Peralatan yang diserahkan terdiri atas tiga unit alat tanam padi, satu unit alat pengering padi, dan satu unit alat penggiling padi berbasis listrik. Seluruh bantuan diberikan kepada kelompok tani di Desa Margomulyo untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Manager PLN UPP KLT 2, Jefry Sambara Palelleng, mengatakan penggunaan peralatan berbasis listrik diharapkan mampu membuat proses pertanian menjadi lebih efektif dan efisien.

“Dengan adanya program ini, diharapkan hasil pertanian masyarakat Desa Margomulyo dapat lebih meningkat dikarenakan menggunakan peralatan pertanian yang lebih efektif dan efisien dikarenakan menggunakan perlatan berbasis listrik,” ujar Jefry.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh penyaluran bantuan, tetapi juga bagaimana kelompok tani mengelola dan merawat peralatan tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Camat Rantau Pulung Vita Nurhasanah, Kepala Desa Margomulyo Syamsudin, Ketua Kelompok Tani Sugijanto, serta anggota kelompok tani penerima manfaat.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, menilai bantuan tersebut dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayahnya, terutama dalam proses penanaman hingga pengolahan hasil panen.

“Kami mengapresiasi dukungan PLN kepada masyarakat Desa Margomulyo. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi pendorong bagi kemajuan sektor pertanian serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Vita.

Selain menyerahkan bantuan, tim TJSL PLN juga memberikan pendampingan kepada kelompok tani mengenai cara pengoperasian dan perawatan alat agar dapat digunakan secara aman dan optimal.

Desa Margomulyo merupakan salah satu wilayah yang berada di sekitar jalur pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Muara Wahau–Sangatta. Melalui program TJSL, PLN berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitar proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, salah satunya melalui dukungan terhadap sektor pertanian.

Dengan penggunaan peralatan berbasis listrik, kelompok tani diharapkan mampu menekan waktu dan biaya produksi sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil panen.

TERPOPULER

TERKINI