Selasa, Mei 26, 2026
No menu items!

PTMB Mulai Ganti Pipa Transmisi di Perbatasan Balikpapan Juni 2026, Distribusi Air Ditarget Lebih Optimal

Balikpapan, Satu Indonesia — Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) akan memulai penggantian jaringan pipa transmisi air bersih di kawasan perbatasan Kota Balikpapan pada awal Juni 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya peremajaan infrastruktur untuk meningkatkan stabilitas distribusi air kepada pelanggan.

Direktur Operasional PTMB Ali Rachman mengatakan, penggantian pipa dilakukan di salah satu titik prioritas dengan panjang sekitar 80 hingga 100 meter.

“Awal Juni rencananya mulai dikerjakan. Panjang pipa yang diganti kurang lebih sekitar 80 sampai 100 meter,” ujar Ali, Selasa (26/5/2026).

Menurut Ali, pembaruan jaringan dilakukan karena kondisi pipa lama dinilai sudah tidak optimal dan berisiko menimbulkan gangguan distribusi air bersih.

Ia menjelaskan, jaringan transmisi yang telah berusia lama rentan mengalami kebocoran serta penurunan kualitas distribusi apabila tidak segera diremajakan. Karena itu, PTMB melakukan penggantian secara bertahap pada jalur-jalur yang dianggap paling mendesak.

“Setelah pemasangan selesai, aliran distribusi nanti akan dialihkan ke jaringan baru agar lebih aman dan optimal,” katanya.

Ali memastikan material utama berupa pipa telah tersedia. Saat ini PTMB tinggal melengkapi sejumlah aksesoris pendukung sebelum seluruh material dikirim ke lokasi pekerjaan.

“Pipanya sudah siap. Tinggal melengkapi aksesoris pendukung saja sebelum dibawa ke lapangan,” ujarnya.

Untuk mendukung percepatan pembenahan jaringan air bersih, PTMB memperoleh bantuan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebesar sekitar Rp16 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung penggantian jaringan pipa transmisi di sejumlah titik di Balikpapan.

Selain itu, PTMB juga mengusulkan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 sebesar Rp2,5 miliar hingga Rp5 miliar guna melanjutkan program peremajaan jaringan di wilayah lainnya.

“Kami juga mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp2,5 sampai Rp5 miliar di APBD perubahan supaya program penggantian jaringan bisa terus berjalan,” kata Ali.

Menurutnya, kebutuhan pembaruan infrastruktur distribusi air di Balikpapan masih cukup besar karena sebagian jaringan telah digunakan dalam waktu lama. PTMB pun memprioritaskan penguatan jalur transmisi sebelum melanjutkan pembenahan jaringan distribusi di kawasan perkotaan.

“Kalau jalur transmisi sudah aman dan stabil, baru kami lanjut fokus ke jaringan distribusi di kawasan kota,” tuturnya.

Melalui program tersebut, PTMB menargetkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin meningkat. Selain menjaga stabilitas distribusi, penggantian jaringan juga diharapkan mampu menekan tingkat kebocoran dan gangguan layanan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Balikpapan.

PTMB menilai pembenahan jaringan secara bertahap menjadi langkah penting untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat Balikpapan dapat terpenuhi secara aman dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

TERPOPULER

TERKINI