Samarinda, Satu Indonesia – Pemerintah Kota Samarinda melakukan monitoring pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD di SDN 007 Samarinda Ulu pada Selasa (21/04/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhdi bersama Sekretaris Daerah dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan pelaksanaan ujian berjalan optimal.
Dalam kunjungan tersebut, perhatian tidak hanya tertuju pada kesiapan ujian berbasis Computer Based Test (CBT). Wakil Wali Kota juga meninjau berbagai fasilitas pendukung, salah satunya perpustakaan sekolah yang menjadi pusat literasi bagi siswa.
Saefuddin menilai keberadaan perpustakaan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, memperluas wawasan, serta menumbuhkan minat baca peserta didik.
“Perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” ucapnya.
Namun demikian, Wakil Wali Kota juga menemukan beberapa hal yang masih perlu diperbaiki. Salah satunya adalah kurangnya pengenalan tokoh nasional maupun pemimpin daerah di lingkungan perpustakaan sekolah.
Menurut Saefuddin, pengenalan tokoh bangsa sangat penting untuk membangun rasa cinta tanah air sejak usia dini. Visualisasi tokoh melalui gambar atau informasi edukatif dinilai dapat menjadi media pembelajaran yang efektif bagi siswa.
“Harusnya dikenalkan dulu para pahlawan-pahlawan di Indonesia dan juga kepala daerah kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan aspek ini dapat membantu siswa memahami sejarah serta perkembangan kepemimpinan di daerahnya.
Selain itu, Saefuddin juga mendorong agar sekolah mengikuti perkembangan pemerintahan dan menyampaikan visi pembangunan kepada siswa secara sederhana. Hal ini dinilai penting agar anak-anak memiliki pemahaman tentang lingkungan sosial dan arah pembangunan daerah.

