Samarinda, Satu Indonesia – Cucian yang menumpuk memang bikin pusing. Pakaian kotor yang yang menggunung membuatnya serasa tidak ada habis-habisnya.
Tapi jangan khawatir, stress akibat tumpukan cucian bisa diatasi hanya dengan mulai mengubah sedikit kebiasaan sehari-hari di rumah.
Dilansir dari azko.id, berikut 4 trik jitu untuk mengurasi stress akibat cucian kotor yang menumpuk. Yuk, Simak!
Bagaimana Cara Mengurangi Stress Akibat Cucian Menumpuk?
Kalau kamu tahu trik jitunya, kamu nggak perlu menghabiskan semua energi dan fokusmu terhadap cucian di rumah.
Coba terapkan empat langkah mudah di bawah ini agar hidup jadi lebih santai dan pekerjaan rumah beres dengan lebih efisien!
1. Membeli Baju dengan Warna Cenderung Seragam
Tentu kamu tahu risikonya jika rendaman cucian baju tidak dipisahkan berdasarkan warnanya, bukan? Mencampur semua warna bisa menjadi mimpi buruk karena risiko luntur yang merusak baju kesayanganmu.
Masalahnya, jika kamu memiliki banyak baju dengan rentang warna yang sangat bervariasi, maka jumlah ember rendaman atau kloter pencucian akan semakin banyak.
Jika kamu mencuci dengan mesin, ini berarti kamu harus memasukkan cucian dalam beberapa batch yang dipisahkan berdasarkan warna. Sungguh menghabiskan waktu, tenaga, dan air!
Hidup kamu bisa lebih mudah jika rentang warna koleksi baju dikurangi atau dipersempit.
Cobalah untuk fokus pada 4 warna dasar saja, misalnya: hitam, putih, pink, dan biru.
Baju warna hitam dan putih layak dipertahankan karena keduanya adalah warna netral yang aman untuk segala kesempatan.
Untuk warna lain seperti pink dan biru, kamu bisa bermain di tingkat shade. Warna pink dan biru yang terang bisa digabungkan saat pencucian.
Sementara yang warnanya lebih gelap seperti navy blue, bahkan bisa digabungkan pencuciannya dengan baju berwarna hitam.
Dengan menerapkan trik penyederhanaan palet warna pakaian seperti ini, kamu bisa mengurangi frekuensi mencuci dan menghemat banyak waktu.
2. Baju Tidur Digunakan Lebih dari 1 Malam
Salah satu penyebab keranjang cucian cepat penuh adalah kebiasaan sekali pakai langsung cuci.
Padahal, piyama atau baju tidur yang hanya dipakai saat tidur (terutama di ruangan ber-AC) biasanya tidak cepat kotor dan tidak bau keringat. Jadi, piyama sebetulnya tidak perlu langsung masuk keranjang cucian ketika baru satu kali dipakai.
Triknya adalah menggantung piyama atau baju tidur di gantungan pakaian segera setelah dipakai.
Hindari menumpuk atasan dan bawahan, serta jangan menumpuknya dengan pakaian kotor lain agar sirkulasi udara tetap baik.
Jika gantungan di belakang pintu kamar jumlahnya terbatas, kamu dapat menggunakan gantungan pakaian model standing.
Gantungan jenis ini biasanya memiliki kapasitas yang banyak dan bertingkat, sehingga pakaian tidak tumpang tindih.
Dengan cara ini, piyama bisa digunakan hingga 2-3 malam (tergantung kondisi) sebelum akhirnya perlu dicuci. Langkah ini termasuk cukup efektif untuk cara mengurangi stress akibat cucian menumpuk.
3. Menggunakan Handuk Terpisah untuk Wajah dan Badan
Pada umumnya, kamu direkomendasikan untuk mengganti handuk mandi setiap tiga hari sekali demi alasan kesehatan.
Bayangkan saja, berapa banyak bakteri yang menempel di handuk setelah menyeka badan dan rambut?
Lalu, apa yang terjadi jika handuk tersebut digunakan untuk menyeka wajah? Jerawat bisa tiba-tiba muncul karena perpindahan bakteri tersebut.
Namun, sering mencuci handuk besar yang tebal tentu melelahkan dan memakan tempat di mesin cuci.
Untuk mengakalinya, coba terapkan sistem handuk terpisah. Kamu bisa menggunakan tiga jenis handuk berbeda: untuk badan, wajah, dan rambut.
- Untuk badan: Gunakan handuk berukuran normal atau besar yang tebal.
- Untuk wajah: Cukup gunakan handuk kecil dan tipis (handuk muka).
- Untuk rambut: Gunakan handuk besar tapi berbahan lebih tipis agar cepat kering.
Dengan memisahkan fungsi handuk, kamu dapat memperpanjang siklus pencucian. Misalnya, handuk wajah dicuci setelah 3 hari, handuk rambut setelah 7 hari, dan handuk badan bisa bertahan sedikit lebih lama jika dijemur dengan benar setelah dipakai.
4. Mengakali Tumpukan Baju yang Harus Disetrika
Selain mencuci, tugas yang seringkali membuat lelah adalah menyetrika. Jika mencuci bisa dibantu mesin, menyetrika seringkali harus dilakukan manual. Tumpukan baju kering yang kusut bisa menjadi sumber stres tersendiri.
Untuk memudahkan tugas ini, ada beberapa trik yang dapat kamu praktikkan:
- Kibas dan ratakan baju dengan kuat saat dijemur untuk meminimalisir kerutan.
- Setelah cucian kering dan diangkat, jangan biarkan terlalu lama menumpuk di keranjang. Segera gantung di lemari agar tidak semakin lecek karena tertindih.
- Pastikan papan setrika yang kamu gunakan masih kokoh dan memiliki alas yang empuk. Jika kondisinya sudah tidak mendukung, ini berarti waktunya kamu membeli papan setrika baru agar proses menyetrika lebih cepat licin.

