Minggu, Juli 26, 2026
No menu items!

Jelang Lebaran, Polda Kaltim Tingkatkan Pengamanan Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Rumah Kosong

Satu Indonesia, Balikpapan – Polda Kalimantan Timur memperketat pengamanan menjelang Idulfitri 2026 guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama kejahatan jalanan dan pencurian di rumah kosong yang ditinggal mudik.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kaltim, Jamaluddin Farti, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi dari sisi reserse kriminal umum.

“Dari sisi reserse kriminal umum, kami melakukan langkah antisipasi terhadap potensi kejahatan jalanan,” ujar Jamaluddin, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, potensi kejahatan yang diwaspadai meliputi pencopetan di titik-titik keramaian seperti pusat perbelanjaan, lokasi wisata, dan area publik lainnya yang mengalami peningkatan aktivitas menjelang Lebaran.

“Namanya orang sudah mau Lebaran, pasti mencari berbagai kebutuhan,” ucapnya.

Selain itu, kepolisian juga mengantisipasi tindak kriminal lain seperti pencurian kendaraan bermotor, penganiayaan, serta gangguan keamanan akibat peredaran minuman keras.

Pengamanan turut difokuskan pada kawasan permukiman yang berpotensi ditinggal pemiliknya selama mudik. Polisi meningkatkan patroli di lingkungan perumahan dengan melibatkan fungsi reserse dan didukung personel Samapta.

“Kami bersama jajaran melakukan patroli yang difokuskan pada kawasan perumahan,” Tambahnya, kegiatan patroli ini melibatkan fungsi reserse yang didukung oleh personel Samapta guna memastikan pengamanan berjalan optimal.

Menurut Jamaluddin, Kalimantan Timur sebagai daerah dengan banyak penduduk pendatang menjadi perhatian tersendiri saat momentum mudik, karena banyak warga yang meninggalkan rumah.

“Hal ini menjadi perhatian kami dalam upaya pengamanan selama periode Lebaran,” ujarnya.

Pengamanan juga diperkuat melalui Operasi Ketupat Mahakam yang bertujuan menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus mudik dan balik.

Selain itu, Polda Kaltim menginstruksikan seluruh polres jajaran untuk aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.

“Ini sejalan dengan arahan Kapolda Kaltim kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat,” tegasnya.

Jamaluddin menambahkan, berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, kejahatan jalanan masih menjadi kasus dominan saat Lebaran, sehingga mendapat perhatian khusus dari pimpinan melalui rapat koordinasi lintas sektoral.

Sebagai langkah pencegahan, personel juga telah ditempatkan di pusat keramaian untuk mengantisipasi tindak kejahatan.

Di sisi lain, kepolisian juga telah menggelar Operasi Pekat Mahakam 2026 selama Ramadan. Dari operasi tersebut, aparat berhasil mengungkap 272 kasus, baik tindak pidana maupun tindak pidana ringan, dengan total 305 tersangka diamankan.

TERPOPULER

TERKINI

10 Provinsi Penghasil Padi Terbesar Januari-Agustus 2026

Jakarta, Satu Indonesia – Produksi padi Indonesia tersebar di berbagai wilayah, dengan Pulau Jawa masih mendominasi daftar provinsi penghasil padi terbesar. Sepanjang Januari hingga...