Senin, April 20, 2026
No menu items!

Kapolda Kaltim Ingatkan Bahaya Disinformasi, Peran Media Dinilai Kian Krusial

Satu Indonesia, Balikpapan – Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro menyoroti semakin derasnya arus informasi di ruang digital yang kerap disertai penyebaran disinformasi. Di tengah situasi tersebut, ia menilai peran media profesional semakin penting untuk memastikan informasi yang beredar tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal itu disampaikan Endar saat menghadiri acara buka puasa bersama awak media di Aula Mahakam Mapolda Kalimantan Timur, Balikpapan, Selasa (10/3/2026).

Menurut Endar, perkembangan teknologi membuat hampir setiap orang kini dapat memproduksi dan menyebarkan informasi hanya melalui telepon pintar. Fenomena yang dikenal sebagai citizen journalism itu, kata dia, membawa konsekuensi tersendiri jika tidak diimbangi dengan proses verifikasi yang memadai.

“Siapa pun kini bisa menjadi media lewat ponsel mereka. Di sinilah peran jurnalis profesional menjadi krusial untuk memastikan masyarakat mendapatkan fakta yang bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Endar.

Ia menilai derasnya arus informasi di dunia digital berpotensi memunculkan berita keliru bahkan provokatif yang dapat memicu gesekan sosial. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya proses verifikasi sebelum informasi dipublikasikan.

Endar juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan media dalam menjaga situasi tetap kondusif, terutama ketika informasi yang belum terverifikasi beredar luas di masyarakat.

“Kolaborasi antara kepolisian dan media sangat penting agar setiap informasi yang beredar tetap berdasarkan fakta dan tidak memicu keresahan di masyarakat,” kata Endar.

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan komitmen kepolisian untuk terus berbenah dan membangun institusi yang lebih humanis. Menurutnya, kritik dari publik melalui media justru menjadi bagian penting dalam proses perbaikan internal.

“Kami tidak anti-kritik. Justru kami membutuhkan masukan dari media agar institusi ini bisa terus berbenah dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Endar berharap kepolisian di Kalimantan Timur dapat terus bertransformasi menjadi civilian police yang menjunjung tinggi nilai demokrasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Ia menambahkan, transparansi informasi kepada publik merupakan salah satu kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

TERPOPULER

TERKINI

Grand Final Duta Wisata Manuntung 2026 Resmi Dibuka, Ajang Cetak Generasi Promotor Pariwisata Balikpapan

Satu Indonesia, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong penguatan sektor pariwisata melalui peran generasi muda. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam pembukaan Grand Final Pemilihan...