Satu Indonesia, Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi Masjid Mishbahush Shudur, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, Rabu (4/3/2026) malam. Kegiatan tersebut dirangkai dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama warga.
Safari Ramadan kali ini dihadiri Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Wakil Wali Kota Bagus Susetyo, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Agus Budi, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kota. Kehadiran jajaran pemerintah tersebut disambut antusias oleh jamaah dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Rahmad Mas’ud menyerahkan bantuan untuk mendukung kenyamanan beribadah di Masjid Mishbahush Shudur. Bantuan yang diberikan berupa satu unit AC 2 PK, satu unit AC 1 PK, serta lima unit kipas angin. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Masjid Mishbahush Shudur, Abdul Rosyid.
Rahmad mengatakan, Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah kota untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat di berbagai wilayah Balikpapan. Ia menilai bulan Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan serta nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bertemu di bulan suci Ramadan ini. Momentum ini harus kita jaga untuk mempererat kebersamaan dan persaudaraan di Kota Balikpapan,” ujar Rahmad dalam sambutannya.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya warga Kampung Baru dan Balikpapan Barat, untuk terus berinovasi dan bertransformasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama melalui pendidikan generasi muda.
“Seiring waktu, masyarakat harus terus berinovasi dan bertransformasi, terutama dalam mendidik anak-anak kita agar memiliki sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter,” kata dia.
Dalam pidatonya, Rahmad turut membagikan pengalaman pribadinya terkait pendidikan di lingkungan keluarga. Ia menekankan bahwa latar belakang orang tua bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan seseorang.
“Orang tua saya bukan pejabat, bukan pula orang terpandang. Tetapi mereka mendidik kami dengan nilai-nilai Al-Qur’an dan agama. Itu yang paling penting, mendekatkan anak-anak kita dengan nilai-nilai kebaikan,” ujarnya.
Rahmad juga mengingatkan generasi muda agar memiliki keberanian yang rasional serta menjauhi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat.
“Berani itu harus rasional. Jangan berani mencuri, jangan berani menjadi bandar narkoba. Keberanian yang benar adalah keberanian untuk berbuat baik dan berprestasi,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah kota berkomitmen menjaga situasi yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Balikpapan. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh keharmonisan sosial dan kuatnya nilai keagamaan.
“Kita jaga bersama lingkungan kota ini, kita jaga suasana kebersamaan dan kerukunan. Balikpapan harus tetap menjadi kota yang nyaman dan damai bagi semua,” kata Rahmad.
Rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Balikpapan dijadwalkan berlangsung di sejumlah masjid di berbagai kecamatan selama bulan suci. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap hubungan dengan masyarakat semakin erat sekaligus mendukung kegiatan keagamaan di tingkat kelurahan dan kecamatan.

