Rabu, Maret 11, 2026
No menu items!

445 Personel Polda Kaltim Terima Satyalencana Pengabdian

Balikpapan, Satu Indonesia – Ratusan personel Polda Kalimantan Timur resmi menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian dalam upacara yang berlangsung di Gedung Mahakam, Markas Polda Kaltim pada Senin (26/01/2026).

Penghargaan prestisius dari Presiden Republik Indonesia tersebut disematkan langsung oleh Wakil Kepala Polda Kaltim, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo kepada 445 personel.

Penganugerahan ini menjadi bentuk pengakuan negara atas dedikasi para personel yang telah mengabdi selama puluhan tahun tanpa catatan pelanggaran.

Satyalencana Pengabdian bukan sekadar pelengkap seragam dinas, melainkan simbol rekam jejak bersih selama masa pengabdian. Para penerima ialah anggota Polri yang mampu menjaga integritas dan profesionalisme selama masa dinas.

Dari total penerima, sebanyak 132 personel merupakan penerima Satyalencana Pengabdian yang terdiri dari jenjang Perwira Menengah, Perwira Pertama, hingga Bintara, dengan masa pengabdian masing-masing 8 tahun, 16 tahun, 24 tahun, dan 32 tahun.

Dalam amanatnya, Wakapolda Kaltim menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bukti nyata komitmen personel dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya. Ia berharap Satyalencana Pengabdian menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas diri.

“Rekan-rekan patut berbangga. Terus jaga profesionalisme dan integritas. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk menjadi sumber daya manusia Polri yang unggul, kreatif, dan inovatif,” ujar Brigjen Pol Adrianto.

Bagi masyarakat, pita berwarna di dada kiri seragam Polri kerap terlihat sebagai atribut biasa. Padahal, berdasarkan ketentuan negara, Satyalencana Pengabdian diberikan melalui kriteria ketat, antara lain loyalitas penuh kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI, serta bebas dari sanksi disiplin, pelanggaran kode etik, maupun tindak pidana selama masa pengabdian.

Menutup rangkaian upacara, Wakapolda Kaltim mengajak seluruh jajaran untuk tidak cepat berpuas diri. Ia menekankan bahwa penghargaan tersebut harus menjadi dorongan untuk semakin membumi dalam melayani masyarakat.

Dengan penganugerahan ini, Polda Kaltim menegaskan komitmennya dalam mendukung reformasi Polri serta mencetak personel yang profesional, humanis, dan berintegritas.

TERPOPULER

TERKINI