Kamis, Juni 11, 2026
No menu items!

Kodam VI/Mulawarman Tegaskan Komitmen Dukung Pengamanan Nataru 2025/2026

Satu Indonesia, Balikpapan – Kodam VI/Mulawarman menegaskan komitmennya dalam mendukung pengamanan selama Nataru di wilayah Kalimantan Timur. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Lintas Sektoral Tahun 2025 yang digelar di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Rabu (17/12/2025).

Rakorda dipimpin Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., dan dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Timur, TNI-Polri, instansi pemerintah, BUMN, serta para pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini diikuti sekitar 90 peserta, termasuk jajaran Polres yang mengikuti melalui video conference.

Dalam sambutannya, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si. menyampaikan bahwa Rakorda memiliki nilai strategis sebagai forum penyamaan persepsi dan penguatan sinergi lintas sektor untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif selama Nataru.

“Selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, dan potensi kerawanan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan terpadu dan soliditas antarinstansi menjadi kunci utama,” tegas Pangdam.

Dalam mendukung Operasi Lilin 2025–2026, Kodam VI/Mulawarman menyiapkan 840 personel yang disiagakan di seluruh wilayah Kalimantan Timur, didukung sarana dan prasarana pengamanan. Kesiapan tersebut mencakup pengamanan gereja, bandara, terminal, pelabuhan, pusat perbelanjaan, tempat wisata, rest area, serta pembentukan Tim Mobile di masing-masing satuan kewilayahan yang siap digerakkan sewaktu-waktu.

Selain personel, Kodam VI/Mulawarman juga menyiagakan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan sarana pendukung, di antaranya kendaraan taktis Anoa dan Komodo, kendaraan patroli, ambulans, truk operasional, motor Babinsa, serta satu unit helikopter Bell 412 yang disiagakan untuk penanganan cepat dalam kondisi darurat.

Pangdam menekankan agar seluruh personel TNI melaksanakan tugas secara profesional dan humanis, menjunjung kearifan lokal, serta mengedepankan senyum, sapa, dan salam, sehingga kehadiran aparat benar-benar dirasakan masyarakat sebagai pelindung dan pengayom.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur menekankan pentingnya kesiapan transportasi, mitigasi bencana, serta antisipasi cuaca ekstrem, mengingat Kalimantan Timur merupakan wilayah strategis sekaligus penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Sinergi TNI-Polri dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan, kelancaran distribusi logistik, dan keselamatan masyarakat selama libur akhir tahun.

Rakorda juga memetakan berbagai potensi kerawanan selama Nataru, mulai dari gangguan kamtibmas, kemacetan, kecelakaan lalu lintas, ancaman terorisme, hingga risiko bencana alam akibat cuaca ekstrem. Seluruh instansi sepakat memperkuat deteksi dini, koordinasi, dan respons cepat di lapangan.

Melalui Rakorda ini, Kodam VI/Mulawarman bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen menjaga Kalimantan Timur tetap aman, damai, dan kondusif.

TERPOPULER

TERKINI