Rabu, Maret 11, 2026
No menu items!

BMKG Kaltim Gelar Edukasi Cuaca Ekstrem: Petir, Puting Beliung, Hujan Es

Samarinda, Satu Indonesia – Dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) mengenai kondisi hujan dan ancaman bencana di Samarinda pada Selasa (2/12/2025), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Kalimantan Timur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, termasuk fenomena puting beliung dan sambaran petir yang kerap terjadi di musim hujan.

Kepala Stasiun BMKG Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto, memaparkan puting beliung terjadi akibat pertumbuhan awan kumulonimbus (CB) yang sangat cepat dan disertai turbulensi kuat.

Awan CB dapat menjulang hingga 12 kilometer, membawa energi besar yang mampu menghasilkan angin berputar dan merusak dalam waktu singkat.

Menurut Kukuh, puting beliung umumnya terbentuk pada fase pematangan awan, yang sering terjadi pada siang hingga sore hari.

“Proses pembentukan awan sudah mulai sejak pukul sepuluh pagi, kemudian mencapai puncaknya pada sore hari. Inilah waktu ketika risiko puting beliung paling tinggi,” katanya.

Selain puting beliung, awan CB juga memicu petir yang sangat berbahaya. Gesekan antar ion dalam awan serta perbedaan muatan listrik dapat menghasilkan loncatan energi yang intens. Ia menekankan agar masyarakat tidak berteduh di bawah pohon atau dekat tiang tinggi saat hujan petir melanda.

Dalam kesempatan tersebut, BMKG juga menjelaskan potensi hujan es yang mulai sering terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Fenomena ini muncul ketika kristal es terbentuk di bagian atas awan dengan suhu minus 60 derajat dan turun ke permukaan akibat turbulensi kuat. Meski jarang, hujan es tetap menjadi indikator cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai.

Lebih lanjut ia mengingatkan, perubahan iklim global membuat pola cuaca ekstrem semakin sulit diprediksi. Peningkatan suhu permukaan laut, kelembapan yang tinggi, serta intensitas radiasi matahari menciptakan kondisi yang ideal bagi pembentukan awan CB. Karena itu, pembaruan informasi cuaca harian jadi sangat penting.

BMKG pun terus mengajak semua instansi dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem harian, terutama saat puncak musim hujan.

TERPOPULER

TERKINI