Satu Indonesia, Penajam – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) berkomitmen akan terus mengawal rencana pembangunan jembatan tol yang menghubungkan Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam dengan Kelurahan Melawai, Kota Balikpapan hingga terwujud atau terealisasi.
Komitmen itu disampaikan langsung oleh Ketua DPRD PPU, Raup Muin yang menilai bahwa infrastruktur tersebut sangat dibutuhkan untuk memperluas akses mobilitas masyarakat, khususnya dalam mempercepat konektivitas antarwilayah.
“Kita dari DPRD pasti terus berupaya mengawal rencana ini hingga terwujud. Kalau rencana itu benar-benar direalisasikan, maka infrastruktur itu akan menjadi akses pendekat antarwilayah, antara Kalimantan Selatan dan Timur,” ucap Raup Muin, Selasa (25/11/2025).
Ia menyampaikan bahwa rencana pembangunan infrastruktur strategis ini sudah dibahas sejak lama, bahkan jauh sebelum virus covid-19 melanda Indonesia pada 2020 lalu.
“Rencana pembangunan jembatan tol itu sebenarnya sudah lama dibahas, bahkan sudah ada sebelum covid-19,” jelas Raup Muin.
“Rancangan dan biaya yang dibutuhkan untuk merealisasikan pembangunan jembatan tol itu sudah dibahas juga,” tambahnya.
Raup Muin menyadari bahwa keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor utama yang membuat rencana pembangunan jembatan tol penghubung PPU dan Balikpapan itu tidak kunjung terealisasi.
Apalagi, kini kondisi anggaran daerah saat ini juga sedang mengalami keterbatasan akibat terdampak pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) sekitar 50 persen, sehingga pembangunan jembatan tol ter6sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.
“Kita sempat sampaikan kepada pemerintah pusat terkait rencana pembangunan jembatan itu. Sebenarnya persoalan ini masih berbicara soal anggaran dan tentunya tingkat eksekusi rencana itu merupakan kewenangan kementerian langsung,” ujarnya.
Kini pemerintah daerah dan DPRD terus berupaya berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengawal kelanjutan rencana tersebut.
Raup Muin berharap setiap rencana yang diusung pemerintah pusat, terutama yang berkaitan dengan percepatan pembangunan di wilayah PPU dapat terus diupayakan hingga terealisasi agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.(ADV/DPRD PPU)

