Minggu, Februari 1, 2026
No menu items!

Diterima Kepala ANRI, Wabup Dorong Depo Kearsipan Dibangun di Paser

Jakarta, Satu Indonesia – Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari melakukan rangkaian agenda kunjungan kerja di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Ikhwan melakukan silaturahmi sekaligus kunjungan resmi ke Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jakarta pada Selasa (18/11/2025) pagi.

Kepala ANRI, Mego Pinandito didampingi Deputi Bidang Tata Kelola Kearsipan Nasional, Andi Abu Bakar serta Direktur Kearsipan Daerah, Irwanto Eko Saputro menyambut kedatangan orang nomor dua di Bumi Daya Taka.

Pertemuan jni menjadi kunjungan pertama Wabup ke ANRI dalam rangka memperkuat kerja sama terkait pengelolaan arsip daerah yang lebih modern dan terintegrasi.

“Saya pak Ikhwan Antasari Wakil Bupati Paser, suatu kehormatan bagi saya, karena hari ini bisa diterima langsung oleh Pak Mego Pinandito beserta jajaran,” terang Wabup Ikhwan didampingi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Paser, HM. Yusuf Sumako yang memfasilitasi pertemuan tersebut.

Ikhwan menjelaskan, penguatan pengelolaan arsip digital sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Menurut regulasi ini, seluruh instansi pemerintah didorong bertransformasi menuju layanan digital, termasuk dalam tata kelola arsip, baik surat-menyurat maupun dokumen sejarah.

Paser pernah rencanakan bangun kearsipan

“Tadi kata pak Kadis pernah ada rencana di Paser itu pak akan dibangun kearsipan ya depo, kearsipan untuk wilayah Timur,” ungkap Wabup.

Dengan demikian, Ikhwan berharap niat tersebut bisa dilanjutkan kembali.

“Mungkin ditahun-tahun berikutnya, sehingga apa orang datang berkunjung ke IKN ada tujuan juga ke Paser lagi ketika ingin melihat depo kearsipan ini,” tegas Ikhwan.

Kepala ANRI akan diskusi dengan Bapenas dan Menkeu

Menyikapi niatan yang diharapkan Pemerintah Kabupaten Paser, Kepala ANRI, Mego Pinandito menyampaikan terimakasih kepada Wabup Paser beserta jajaran. Mego menegaskan masih harus mendiskusikan dengan Bapenas dan Menteri Keuangan.

“Yang jelas sih kalau dikasih, kita bangun pasti bermanfaat. ANRI sendiri memang memiliki depo-depo arsip tertentu,” jelasnya.

Menurutnya, suatu daerah pasti punya budaya, kuliner, komoditas utama dan sebagainya.

“Itu merupakan akumulasi, akumulasi mungkin ada yang sejarah memperjuangkan waktu melawan penjajah,” tambahnya.

Untuk itu, pihaknya berharap solid untuk memberikan dukungan kepada pemerintah daerah.(ADV/Paser)

(MH/SU)

TERPOPULER

TERKINI

Rahasia Menjadi Pribadi yang Optimis

Samarinda, Satu Indonesia – Optimis merupakan sikap berpikir positif yang ditunjukkan seseorang saat menghadapi berbagai aspek kehidupan. Orang yang memiliki sikap optimis memiliki pikiran yang baik...