Samarinda, Satu Indonesia – Bagi ibu pekerja atau ibu rumah tangga yang punya kesibukan lain di luar rumah, memiliki pengasuh anak adalah hal yang penting. Namun, memilih pengasuh tidak selalu menjadi perkara mudah, para ibu bisa kesulitan menentukan orang seperti apa yang cocok untuk merawat buah hati.
Tak jarang, drama pengasuh anak pun terjadi. Sebagian pengasuh mungkin ada yang bekerja dengan tidak benar atau justru tidak bisa dipercaya untuk menjaga anak dan rumah.
Dilansir dari Alodokter, berikut tips-tips yang bisa Anda terapkan agar bisa memilih pengasuh anak yang tepat!
Tips Memilih Pengasuh Anak
Walau bisa menitipkan Si Kecil ke orang tua, mertua, atau tempat penitipan anak (daycare), mempekerjakan pengasuh bisa lebih mempermudah para ibu. Dengan adanya pengasuh, orangtua tidak perlu repot-repot mengantar dan menjemput Si Kecil.
Agar Anda bisa tenang meninggalkan buah hati di rumah, berikut ini adalah beberapa tips memilih pengasuh anak yang perlu diperhatikan:
1. Pastikan Pengasuh Dalam Kondisi Sehat
Hal pertama yang perlu diperhatikan saat memilih pengasuh anak adalah kesehatannya. Pastikan Anda sudah mengetahui bagaimana kondisi kesehatan calon pengasuh, sebab ia akan bersama dengan buah hati dalam waktu cukup lama.
Jadi, sebaiknya pengasuh tidak menderita penyakit yang mudah menular ke anak, misalnya tuberkulosis (TBC) dan cacar air. Beberapa agen penyalur pengasuh anak biasanya sudah melakukan tes kesehatan terhadap pengasuh sebelum mereka bekerja.
2. Pengasuh Telah Berpengalaman Mengasuh Anak
Walau Anda sedang sangat butuh tenaga bantuan untuk menjaga Si Kecil, pengalaman atau keterampilan pengasuh dalam mengasuh anak tidak boleh disepelekan. Ingatlah bahwa Anda akan menitipkan Si Kecil yang harus dijaga sebaik mungkin.
Oleh karena itu, pastikan memilih pengasuh yang telah berpengalaman cukup lama dalam mengurus anak kecil. Biasanya, pengasuh yang telah berpengalaman sejak lama akan lebih sabar dan teliti saat menjaga anak kecil.
Selain itu, penting untuk memastikan bahwa pengasuh tidak memiliki rekam jejak yang buruk, seperti mencuri, merokok, atau minum minuman keras, yang justru bisa membahayakan buah hati dan keluarga.
3. Pengasuh Bertanggung Jawab Atas Tugas yang Diberikan
Sebelum memilih pengasuh, Anda perlu memberi tahu tanggung jawab apa saja yang perlu pengasuh anak lakukan, seperti memperhatikan jadwal anak makan, bermain, dan tidur.
Selain itu, pastikan untuk memberi tahu pengasuh anak terkait nomor telepon penting yang bisa dihubungi jika Si Kecil sakit, misalnya nomor telepon Anda atau suami.
Jangan lupa juga ingatkan pengasuh terkait kondisi kesehatan buah hati. Misalnya, Si Kecil tidak boleh makan makanan yang mengandung kacang atau Si Kecil tidak bisa tidur di kamar yang terlalu dingin.
4. Pengasuh Menyukai Anak Kecil
Tips selanjutnya adalah mencari pengasuh yang menyukai anak kecil. Pengasuh yang menyukai anak kecil umumnya tidak akan mudah kesal ketika Si Kecil membuat kesalahan, misalnya tidak sengaja menumpahkan segelas air.
Namun, pengasuh yang tidak menyukai dan menyayangi anak kecil mungkin akan mudah marah ketika Si Kecil melakukan hal tersebut. Bahkan, pengasuh bisa saja memarahi atau melukai anak saat tidak ada Ibu atau Ayah di rumah.
5. Pengasuh Mengetahui Cara Menjaga Kesehatan Anak
Tips yang terakhir adalah pastikan pengasuh mengetahui cara menjaga kesehatan anak. Misalnya, memberi tahu dan mengajarkan anak mencuci tangan dengan sabun setiap menggunakan toilet, hendak makan, dan sehabis bermain.

