Selasa, Juli 21, 2026
No menu items!

Imbas Harga CPO Turun, Harga TBS Sawit Kaltim Kian Merosot

Samarinda, Satu Indonesia – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Provinsi Kalimantan Timur kian merosot. Dimana Dinas Perkebunan Kaltim melaporkan terjadi penurunan signifikan terjadi pada periode 1-15 November 2025.

Dalam keterangan resmi pada Senin (17/11/2025), Plt Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ahmad Muzakkir, mengungkapkan bahwa turunnya harga TBS kali ini dipicu oleh penurunan harga minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) hampir di seluruh perusahaan sumber data yang menjadi acuan penetapan harga.

“Penurunan ini tentu berdampak pada harga TBS yang diterima petani sawit di Kaltim,” ujar Muzakkir di Samarinda.

Periode ini, harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp 14.055,93 per kilogram, sementara harga kernel berada di angka Rp 12.454,31 per kilogram, dengan indeks K sebesar 89,14 persen.

Perkiraan Muzakkir, harga TBS berdasarkan umur tanaman sawit yakni untuk TBS yang dipanen dari pohon umur 3 tahun dengan harga Rp 2.901,11 per kg. Sementara di umur 4 tahun diharga Rp 3.091,92 per kg, umur 5 tahun seharga Rp 3.112,33 per kg.

“Selanjutnya umur 6 tahun Rp 3.146,28 per kg,”sebutnya,” tambahnya.

Lebih lanjut dibeberkannya, untuk umur 7 tahun Rp 3.165,61 per kg, umur 8 tahun Rp 3.189,13 per kg dan umur 9 tahun seharga Rp 3.257,69 per kg dan 10 tahun seharga 3.296,82 per kg.

Dari daftar harga TBS sawit tersebut, Muzakkir menyebut harga ini merupakan standar harga bagi petani yang sudah bersinggungan dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit di Kaltim, khususnya kebun plasma.

Dengan adanya kerjasama kelompok tani dengan pihak pabrik minyak sawit (PMS) harga TBS petani diharapkan sudah sesuai dengan harga normal dan tidak dipermainkan lagi oleh para tengkulak. Sehingga kesejahteraan kelompok tani kelapa sawit melalui kerjasama ini semoga dapat terwujud.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI