Jumat, Juni 5, 2026
No menu items!

Sungai Karang Mumus di Samarinda Telan Nyawa Remaja, Jenazah Ditemukan Setelah 3 Hari

Samarinda, Satu Indonesia – Nasib tragis dialami oleh seorang remaja pria berinisial MF (18) di kota Samarinda. Korban dilaporkan tenggelam di Sungai Karang Mumus, Jalan Kesehatan, RT 31, Kelurahan Sempaja, Kecamatan Samarinda Utara, pada Kamis (23/10/2025) lalu sekitar pukul 16.30 WITA, saat arus sungai sedang deras dalam guyuran hujan ringan.

Pencarian terhadap korban terus dilakukan, hingga akhirnya Tim Rescue Pos SAR Samarinda bersama unsur Tim SAR gabungan menemukan jasad korban pada Sabtu (25/10/2025) pagi.

MF ditemukan sekitar pukul 10.20 WITA dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Karang Mumus pada koordinat 0°28’11”S – 117°09’46”E, atau berjarak sekitar 0,62 kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian awal (LKP). 

Seorang warga di Jalan Pemuda II, Gang Pandawa, melihat tubuh yang mengambang di bawah kolong rumah panggung dan segera melapor ke tim SAR. Jasad MF pun langsung  dievakuasi ke RSUD AW Sjahranie Samarinda untuk proses lebih lanjut.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi menjelaskan bahwa Tim SAR gabungan berupaya maksimal sejak laporan diterima hingga akhirnya  berhasil ditemukan dalam radius pencarian yang telah direncanakan, yakni penyisiran sejauh 5 kilometer ke arah hilir sungai.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan dilanjutkan dengan kesiapsiagaan rutin,” ujar Mardi.

Operasi pencarian ini diketahui melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Samarinda, Satpolairud Polresta Samarinda, Koramil Kota Samarinda, Polsek KP3 Pelabuhan Samarinda, BPBD Kota Samarinda, Disdamkar Kota Samarinda, serta relawan dan pihak keluarga almarhum.

Dalam pelaksanaannya, tim juga memanfaatkan sejumlah alat pendukung SAR seperti Rescue Car, Rubber Boat milik Basarnas dan BPBD, peralatan selam, peralatan SAR air, peralatan komunikasi, serta perlengkapan medis.

Meski sempat terkendala arus sungai yang deras, upaya terpadu seluruh unsur SAR di lapangan akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan korban mendapatkan tempat terbaik,” pungkas Mardi.

TERPOPULER

TERKINI