Senin, April 20, 2026
No menu items!

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 untuk Pertama Kalinya

Jakarta, Satu Indonesia – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memimpin langsung upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025 yang berlangsung khidmat di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada Rabu, 1 Oktober 2025.

Momen ini menjadi tonggak bersejarah sekaligus penampilan perdana Presiden Prabowo dalam memimpin upacara kenegaraan sejak resmi menjabat sebagai Kepala Negara.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Presiden tiba di lokasi dengan suasana penuh penghormatan. Setibanya di Monumen, beliau menerima laporan dari perwira upacara, Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru Wibawa, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Komando Garnisun Tetap I/Jakarta.

Rangkaian upacara diawali dengan salam kebangsaan, penghormatan kebesaran, dan laporan komandan upacara kepada inspektur upacara. Bertindak sebagai Komandan Upacara pada kesempatan tersebut adalah Kolonel Pnb Muhamad Amry Taufanny.

Saat mengheningkan cipta, suasana terasa khidmat, dimana seluruh peserta upacara mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur dalam mempertahankan ideologi bangsa.

“Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan revolusi dan para pendahulu kita yang telah berkorban untuk kedaulatan, kehormatan, kemerdekaan bangsa Indonesia, dan untuk mempertahankan Pancasila,” ucap Presiden.

Selanjutnya, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani membacakan naskah Pancasila, disusul pembacaan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Yorrys Raweyai.

Adapun Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani membacakan sekaligus menandatangani naskah ikrar. Rangkaian upacara diakhiri dengan pembacaan doa oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para duta besar negara sahabat, para pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri dan wakil menteri kabinet Merah Putih, serta tamu undangan lainnya.

Usai memimpin upacara, Presiden Prabowo melanjutkan agenda dengan mengunjungi sumur Lubang Buaya, didampingi oleh sejumlah menteri dan tamu undangan.

Tempat bersejarah itu bukan sekadar situs fisik, melainkan simbol perjuangan dan pengingat abadi atas pengorbanan para pahlawan revolusi.

Di hadapan sumur yang menyimpan jejak kelam sejarah bangsa, Presiden pun menundukkan kepala dan memanjatkan doa, mengenang jasa mereka yang gugur demi tegaknya Pancasila.

TERPOPULER

TERKINI

Grand Final Duta Wisata Manuntung 2026 Resmi Dibuka, Ajang Cetak Generasi Promotor Pariwisata Balikpapan

Satu Indonesia, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong penguatan sektor pariwisata melalui peran generasi muda. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam pembukaan Grand Final Pemilihan...