Samarinda, Satu Indonesia – Kata “leader” dalam bahasa Inggris berarti pemimpin. Seorang leader adalah orang yang memimpin, mengarahkan, dan menginspirasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama.
Di dunia kerja, sosok leader itu penting banget. Bukan cuma soal punya jabatan tinggi, tapi lebih ke bagaimana seseorang bisa jadi panutan dan penggerak tim.
Leader yang baik tahu cara membangun suasana kerja yang nyaman, tahu kapan harus tegas, dan kapan harus jadi pendengar yang baik.
Seorang leader di kantor biasanya jadi tempat curhat, tempat bertanya, sekaligus orang yang bikin tim tetap semangat meski kerjaan lagi numpuk.
Mereka nggak cuma ngasih instruksi, tapi juga hadir buat mendukung dan mendorong timnya berkembang.
Nah, kalau kamu pengen jadi leader yang disukai tim, bukan cuma soal gaya kepemimpinan, tapi juga soal sikap dan cara berinteraksi.
Dilansir dari Kumparan, ada beberapa tips jitu biar kamu bisa jadi leader yang bikin tim betah dan produktif. Yuk, simak!
6 Tips Jadi Leader yang Disukai Tim
Hubungan yang sehat antara leader dan anggotanya dapat tercapai saat leader mampu menunjukkan perhatian dan sikap yang konsisten kepada timnya.
Beberapa tips jadi leader yang disukai tim yang bisa diaplikasikan di kantor, yaitu:
1. Dengarkan dan Hargai Pendapat Tim
Mengutip buku Kepemimpinan Empatik, Rahmat Hidayat (2024), leader yang disukai tim tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga bersedia mendengarkan.
Leader yang baik hendaknya mampu memberi ruang untuk anggota tim dalam menyampaikan ide, kritik, maupun solusi, sehingga mereka akan merasa dihargai. Hal ini dapat meningkatkan rasa hormat anggota kepada leader.
2. Tidak Segan Memberi Apresiasi
Leader yang baik tentunya tidak gengsi mengucapkan “kerja bagus” atau “terima kasih” sebagai bentuk apreasiasi. Meskipun sederhana, hal ini memberikan dampak besar untuk motivasi karyawan.
3. Menciptakan Lingkungan yang Positif
Leader juga perlu menciptakan suasana kerja yang sehat, suportif, dan minim tekanan berlebihan. Bersikap ramah dan sesekali menyelipkan humor ringan dapat membangun hubungan personal dengan anggota tim agar lebih nyaman bekerja bersama.
4. Menjadi Teladan yang Baik
Pemimpin yang hanya bisa menyuruh tanpa memberikan contoh sering kali tidak dihormati para anggotanya. Agar tim bersikap respek, leader juga perlu menjadi teladan yang baik, seperti disiplin, pekerja keras, dan memiliki etos kerja yang tinggi.
5. Memberdayakan Tim
Dibandingkan terlalu mengontrol, pemimpin yang baik hendaknya memberikan kesempatan kepada tim untuk berkembang dan mengambil keputusan atas pekerjaannya. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan meningkatkan kompetensi mereka.
6. Bersikap Transparan dan Adil
Leader juga perlu bersikap adil kepada semua anggotanya. Pastikan selalu transparan dan tidak pilih kasih dalam mengambil setiap keputusan.
