Rabu, Maret 11, 2026
No menu items!

Pameran Ghost Nets di Museum Bahari Jakarta, Suarakan Kepedulian pada Laut

Jakarta, Satu Indonesia – Dalam kolaborasinya dengan Kedutaan Besar Australia di Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil menyajikan sebuah ajang pameran seni dari jaring ikan bekas.

Pameran unik dengan tajuk “Ghost Nets: Awakening the Drifting Giants” ini diadakan di Museum Bahari, Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Tidak hanya menghasilkan karya seni, pameran ini juga menyampaikan pesan tentang kesadaran lingkungan, khususnya laut.

Pameran seni ini dibuka untuk umum setiap Selasa hingga Minggu, sejak Maret hingga Agustus 2025.

“Karya seni ini merepresentasikan salah satu tantangan lingkungan laut yang sedang difokuskan oleh pemerintah Indonesia dan Australia,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochammad Miftahulloh Tamary.

Ghost Nets: Awakening the Drifting Giants” menampilkan instalasi seni dari jaring ikan bekas (ghost nets) hasil karya seniman Erub Arts, Australia. Jaring-jaring itu disulap menjadi sosok makhluk laut raksasa seperti penyu, pari, cumi-cumi dan ikan.

Ghost Nets” sendiri adalah sebuah fenomena jaring penangkap ikan yang ditinggalkan di tengah laut yang pada akhirnya merusak ekosistem laut karena dapat membahayakan hewan laut dan merusak terumbu karang.

Menurut data dari Nets for Net Zero, setiap tahunnya ada sekitar 640.000 sisa penangkapan ikan yang berakhir terlantar di dunia.

Semua karya di pameran ini dipajang menggantung di ruangan tematik bernuansa bawah laut untuk menciptakan pengalaman imersif bagi pengunjung.

Pameran ini menghadirkan 18 karya seni yang memvisualisasikan hewan-hewan laut yang terancam bahaya limbah plastik, khususnya jaring ikan bekas.

“Pameran ini mengajak masyarakat untuk melihat bagaimana limbah yang terbuang bisa berubah menjadi karya seni yang bermakna,” lanjut Miftah.

Adapun harga tiket masuk yakni dewasa Rp10 ribu untuk Selasa-Jumat, Rp15 ribu untuk Sabtu dan Minggu. Sedangkan untuk pelajar Rp5 ribu.

Ke delapan Para seniman yang terlibat dalam pameran seni ini ialah mereka yang tergabung dalam Erub Arts, yakni:

  • Emma Gela
  • Nancy Naawi
  • Ellarose Savage
  • Florence Guthen
  • Jimmy John Thaiday
  • Jimmy K. Thaiday
  • Racy Oui-Pitt
  • Lavinia Ketchell

Sebenarnya ini bukanlah kali pertama pameran dengan medium jaring bekas nelayan diadakan di Indonesia. Sebelumnya di tahun 2023, pameran dengan tajuk yang sama pernah digelar di Museum Macan. Di mana gelaran ini juga berkolaborasi dengan Kedutaan Besar Australia di Indonesia dan Erub Arts dengan koleksi yang lebih besar.

TERPOPULER

TERKINI