Selasa, Juni 2, 2026
No menu items!

Kota-kota di Dunia yang Diprediksi Tenggelam di Masa Depan

Samarinda, Satu Indonesia – Perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut menjadi ancaman serius bagi kota-kota di seluruh dunia. Beberapa kota besar diprediksi akan tenggelam atau mengalami banjir parah di masa depan.

Menurut laporan 2050 Climate Change City Index, ada beberapa kota di dunia yang berpotensi tenggelam pada masa depan. Beberapa faktor yang mempengaruhi prediksi ini adalah lokasi geografis kota, tingkat kenaikan air laut, dan kemampuan kota untuk beradaptasi dengan perubahan iklim.

– Perubahan Iklim: Perubahan iklim global menyebabkan kenaikan suhu bumi, yang berdampak pada mencairnya es di kutub dan kenaikan permukaan air laut.

– Kenaikan Air Laut: Kenaikan air laut ini dapat menyebabkan banjir rob dan genangan air di daerah pesisir, terutama di kota-kota yang berada di dekat laut.

– Ekstremitas Cuaca: Perubahan iklim juga menyebabkan ekstremitas cuaca, seperti hujan lebat dan badai yang lebih sering terjadi, yang dapat memperburuk kondisi kota-kota pesisir.

Bangkok Dinyatakan Paling Rawan Tenggelam

Hasil 2050 Climate Change City Index menempatkan Bangkok sebagai kota dengan proyeksi kenaikan permukaan laut paling rentan di dunia. Kota yang berada di dataran rendah ini memiliki ketinggian rata-rata 1,5 meter di atas permukaan laut.

Kondisi itu sudah termasuk terkena dampak perubahan iklim. Bangkok juga pernah dilanda banjir mematikan pada 2011, yang memakan korban jiwa ratusan orang dan seperlima kota tersebut dilaporkan terendam air.

Menurut Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), 5 orang dari 10,7 juta orang yang tinggal di Bangkok dapat terkena risiko banjir pada 2070. Kondisi ini bisa diperparah karena hujan deras yang mengguyur dan sistem drainase yang buruk.

Di sisi lain, kondisi tanah di Bangkok telah mengalami penurunan mengkhawatirkan, yang lajunya mencapai 120 milimeter per tahun pada tahun 1981 (4,7 inci).

Selain Bangkok, kota paling rawan tenggelam pada masa depan yaitu Amsterdam. Di Belanda, banjir bukan hal yang baru, karena negara ini memiliki permukaan yang rendah dari permukaan air.

Di ibu kota Belanda itu, bahkan 26% wilayahnya terletak di bawah permukaan laut dan sebagian besar wilayah perkotaan dibangun di sekitar badan air yang berpotensi banjir.

Meski begitu, Amsterdam telah mempunyai sistem pengendalian banjir tercanggih di dunia, dan telah berulang kali disesuaikan dan ditingkatkan selama 50 tahun terakhir.

Namun, ketika krisis iklim memburuk dengan cepat, proyeksi kenaikan permukaan laut menempatkan Amsterdam pada posisi yang berbahaya.

Lantas bagaimana dengan negara rawan tenggelam lainnya? Berikut daftarnya menurut 2050 Climate Change City Index.

10 Kota di Dunia yang Diprediksi Tenggelam di Masa Depan

1. Bangkok, Thailand

2. Kota Ho Chi Minh, Vietnam

3. Amsterdam, Belanda

4. Shenzhen, China

5. Melbourne, Australia

6. Cardiff, Inggris

7. Seoul, Korea Selatan

8. Boston, Amerika Serikat

9. Nairobi, Kenya

10. Marrakesh, Maroko

Selain kota-kota di atas, terdapat wilayah lain yang juga berpotensi tenggelam. Menurut laporan World Economic Forum (WEF) pada 2019, kota seperti Jakarta, Lagos di Nigeria, hingga Dhaka di Bangladesh juga terancam tenggelam.

Data WEF didasarkan pada kota yang telah dilanda banjir karena naiknya permukaan air laut yang perlahan-lahan memakan daratan. Berikut data kota yang terancam tenggelam pada 2050, dilansir WEF dan Business Insider.

Daftar 10 Kota di Dunia yang Diprediksi Tenggelam pada 2050

1. Jakarta, Indonesia

2. Lagos, Nigeria

3. Houston, Texas

4. Dhaka, Bangladesh

5. Venesia, Italia

6. Pantai Virginia

7. Bangkok, Thailand

8. New Orleans, Louisiana, AS

9. Rotterdam, Belanda

10. Alexandria, Mesir



TERPOPULER

TERKINI

Mual Saat Minum Air Putih? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Samarinda, Satu Indonesia – Minum air putih merupakan kebiasaan sehat yang penting untuk menjaga hidrasi serta mendukung fungsi tubuh tetap optimal. Namun, dalam kondisi...